Program Peningkatan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman di Sumut Segera Berakhir

* 130.255 Orang Mendapat Layanan Air Minum Layak

123 view
Foto SIB/Leo Bukit
SAMBUTAN: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan di puncak acara penutupan program USAID Iuwash Plus wilayah Sumut, Hotel Grand City Hall Medan, Kamis (8/4/2021).
Medan (harianSIB.com)

Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) melalui program Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (Iuwash Plus) untuk meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi aman di Sumatera Utara, segera berakhir secara bertahap. Hal ini ditandai dengan puncak acara penutupan program USAID Iuwash Plus wilayah Sumut di Hotel Grand City Hall Medan, Kamis (8/4/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan sejumlah bupati/wali kota, perwakilan sektor swasta dan masyarakat dari kota dampingan, serta perwakilan pemerintah pusat dan USAID. Program USAID Iuwash Plus yang mendukung pemerintah untuk meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi aman serta perbaikan perilaku hygiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan sudah berjalan sejak 2016.

Dalam pelaksanaan program tersebut, USAID Iuwash Plus memperkuat komponen-komponen kunci yang saling terkait dalam mendukung penyediaan layanan air minum dan sanitasi aman yang inklusif di perkotaan.

Komponen-komponen tersebut adalah peningkatan layanan rumah tangga dan perilaku higiene, penguatan institusi lokal termasuk konservasi air tanah, penguatan pembiayaan sektor dan rumah tangga, serta memajukan advokasi, koordinasi dan komunikasi.

Selama lima tahun pelaksanaan, USAID Iuwash Plus telah bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, kelompok masyarakat, dan mitra lainnya di 35 kabupaten/kota di 8 provinsi, yaitu Sumut, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua, serta dua daerah khusus, yaitu DKI Jakarta dan Tangerang.

USAID Iuwash Plus menyelesaikan pelaksanaan programnya di 5 kabupaten/kota di Sumut, yaitu Medan, Deliserdang, Pematangsiantar, Tebing Tinggi, dan Sibolga pada Maret 2021.

Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgiyanti menyampaikan komitmen kuat pemerintah Indonesia dan peran USAID Iuwash Plus akan kontribusinya dalam mencapai target mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) pada tahun 2030 mendatang.

“USAID Iuwash Plus telah mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 6, yakni memastikan ketersediaan dan manajemen air minum dan sanitasi aman yang berkelanjutan bagi semua,” katanya.

Berdasarkan data capaian USAID Iuwash Plus per April 2021 di Sumut, sebanyak 130.255 orang mendapat layanan air minum layak melalui sambungan baru PDAM, 50.180 di antaranya dari kelompok penduduk dengan tingkat kesejahteraan 40 persen terendah (B40).

Selain itu, 59.485 orang mendapat akses sanitasi aman dan 29.400 orang mendapat akses sanitasi layak, 17.480 di antaranya masuk dalam kelompok B40,” tambah Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Matthew Burton.

Sedangkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan meskipun lima tahun bukan waktu yang panjang, namun pihaknya melihat kolaborasi erat dengan mitra dan pendekatan unik USAID Iuwash Plus telah menghasilkan banyak inovasi dan perubahan dalam penyediaan akses air minum dan sanitasi berkelanjutan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Robert/Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com