Rapat Finalisasi R-APBD Kota Medan TA 2021 Diskors


338 view
Rapat Finalisasi R-APBD Kota Medan TA 2021 Diskors
Foto dok Desra Gurusinga
1. Edwin Sugesti2. HT Bahrumsyah SH
Medan (SIB)
Rapat finalisasi pembahasan R-APBD Kota Medan TA 2021, hingga Senin sore (16/11/2020) belum menghasilkan keputusan dan masih menunggu petunjuk dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Belum adanya keputusan tersebut karena masih ada perdebatan mengenai boleh atau tidaknya pergeseran program dan anggaran antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Dalam pembahasan yang dilakukan setiap komisi di DPRD Medan masih terdapat beberapa program dan mata anggaran yang dinilai kurang tepat sehingga dirasa perlu dilakukan pergeseran beberapa program," ujar Anggota Badan Anggaran (Banggar) Edwin Sugesti kepada wartawan, Senin sore (16/11/2020) di sela-sela rapat finalisasi R-APBD 2021 di gedung dewan.

Disebutkan politisi PAN itu, pembahasan R-APBD 2021 belum sepakat. Masih ada penafsiran yang berbeda terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) terhadap bisa atau tidaknya dilakukan perpindahan rencana program yang dianggap tidak prioritas. Namun masih ada perbedaan penafsiran, sehingga para anggota dewan berencana akan berkonsultasi dulu ke Mendagri terkait hal itu.

"Belum tepatnya beberapa mata program yang dituliskan dalam R-APBD 2021 karena anggota dewan melihat tidak ditampungnya usulan warga yang disampaikan melalui e-Pokir. Pemko Medan hanya menampung program dari Musrenbang, sementara usulan di e-Pokir hampir seluruhnya tidak ditampung," ujarnya.

“Bagaimana nantinya anggota dewan menjelaskannya kepada masyarakat yang sudah mengusul pembangunan melalui anggota dewan,” ujarnya.

Lagipula, ujar Edwin, apa gunanya pembahasan dilakukan di komisi-komisi, kalau anggaran yang dibuat Pemko melalui OPD tidak bisa dikoreksi dan dievaluasi.

“Kalau memang tidak bisa, usulan anggaran dari Pemko Medan itu langsung saja disahkan, kan tidak repot,” ujarnya.

Selama hampir seminggu dilakukan pembahasan di komisi, bahkan dari pagi hingga malam. Banyak didapati rencana kerja yang perlu dikoreksi dan sudah dilakukan dan diusulkan agar ada perpindahan program yang tumpang tindih, tidak prioritas dan dirasa tidak pada tempatnya.

Namun dalam rapat finalisasi tidak bisa diakomodir. Sejumlah pimpinan menyatakan tidak bisa dilakukan pergeseran sesuai hasil Bimtek beberapa waktu lalu di Bandung. Namun Kepala Bappeda Kota Medan yang hadir dalam rapat itu dan sebagai anggota dewan menyebutkan bisa dilakukan pergeseran mata anggaran yang dirasa kurang tepat.

Perbedaan penafsiran itulah yang membuat belum ditemukannya kesepakatan dan rapat diskors. (*)

Penulis
: Desra Gurusinga
Editor
: Robert@hariansib.com/Eva Rina P
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com