Ribuan Ha Tanaman Padi di Sergai Rusak Diterpa Banjir dan Angin Kencang


311 view
Foto SIB/Rimpun H Sihombing
Dedi Iskandar SP MM
Sergai (SIB)
Ribuan hektare (Ha) tanaman padi warga yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), rusak diterpa banjir dan angin kencang.

"Januari 2021 ini banyak terjadi bencana yang merugikan petani. Berdasarkan data yang kita terima, ribuan hektare tanaman padi di Sergai rusak disebabkan banjir dan angin kencang. Namanya faktor alam, kita gak bisa prediksi," sebut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Sergai, Dedi Iskandar, Rabu (20/1/2021), di Kantor Dinas Pertanian Sergai di Seirampah.

Dedi memaparkan, areal tanaman padi warga yang rusak tersebar di sejumlah wilayah kecamatan seperti Kecamatan Seibamban seluas 710 Ha, di mana 307 Ha berpotensi mengalami puso (gagal panen). Selanjutnya, di Kecamatan Tebingtinggi seluas 243 Ha dan berpotensi puso 32,5 Ha. Di Kecamatan Seirampah 488,2 Ha dan berpotensi puso 206,8 Ha.

Kemudian, di Kecamatan Telukmengkudu seluas 456,2 Ha dengan potensi puso 19,5 Ha. Di Tanjungberingin 1.116 Ha dengan potensi puso 52 Ha. Di Bandarkhalipah 630 Ha dengan potensi puso 105 Ha. Perbaungan 26 Ha dengan potensi puso 15 Ha. Dan Kecamatan Dolokmasihul 80 Ha dan 6 Ha di antaranya berpotensi puso.

"Berdasarlan data tersebut, total areal tanaman padi di Sergai yang rusak akibat banjir dan angin kencang seluas 3.749,4 Ha. Di mana 743,8 Ha di antaranya berpotensi mengalami puso," sebut Dedi.

Dia juga mengatakan beberapa hari lalu, pihaknya telah ke Kecamatan Telukmengkudu, untuk meninjau kondisi tanaman padi warga yang rebah diterpa angin kencang.

"Sebagai pencegahan meminimalisir risiko, kami mengarahkan petani padi mengikuti program AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi). Sebagian petani yang tanaman padinya mengalami banjir atau tumbang, sudah masuk AUTP. Asuransi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap risiko ketidakpastian dengan menjamin petani mendapatkan kembali modal kerja untuk berusaha tani dari klaim asuransi tersebut", pungkas Dedi. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com