Salurkan CSR PLN Peduli, UIP Sumbagut Dukung Program Kelurahan Polonia Bersinar

* 900 Jenis Narkoba Baru di Dunia, 77 Sudah Masuk ke Indonesia

305 view
Foto dok/PLN UIP Sumbagut
POSKO: Peresmian Posko Polonia Bersinar dan pembukan selubung tugu Polonia Bersinar Hidup 100 Persen Sadar di Polonia Medan, Kamis (12/11).
Medan (SIB)
Tidak sebatas menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam mewujudkan Indonesia Terang Benderang, PT PLN (Persero) juga tak mengabaikan sisi sosial untuk membantu masyarakat. PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) juga membantu penegak hukum dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika, dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, di Kelurahan Polonia, Medan Polonia.

Kali ini, lewat CSR PLN Peduli, PLN UIP Sumbagut membantu program “Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)” di kawasan Polonia. Sebagai wujud dari program itu, pada Kamis (12/11/2020), PLN bersama BNNP Sumut, Pemko Medan dan stakeholder lainnya mengukuhkan Satgas Relawan Anti Narkoba Polonia.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi (SRM P dan K) PLN UIP Sumbagut Agus Djauhari, Asman Komunikasi dan CSR Effiaty Polapa, Kepala BNNP Sumut Brigjen Atrial, Ketua PN Medan, perwakilan Pemko Medan, Camat Medan Polonia, Lurah Polonia, para Kepala Lingkungan, Yayasan Muslim Tionghoa dan komunitas yang selama ini berperan aktif memerangi narkotika.

"PLN sebagai salah satu BUMN, sangat mendukung segala hal yang menjadi atensi pemerintah, terutama dalam memerangi narkotika," kata SRM P dan K PLN UIP Sumbagut Agus Djauhari.

Dikatakan Agus, pemberantasan narkotika di tengah masyarakat, tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat penegak hukum, namun juga seluruh lapisan masyarakat.

"Kami berharap dengan CSR PLN Peduli bisa membantu niat kita untuk membawa Polonia ke luar dari zona merah dan ke depan bisa terbebas dalam segala bentuk peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa ini," tandas Agus.

Sementara Kepala BNNP Sumut Brigjen Atrial mengatakan, sebagai keseriusan pihaknya dalam melepaskan Kelurahan Polonia dari zona merah narkoba, pihaknya akan lebih nengedepankan langkah pre-entif.

"Kemarin kita awali dengan razia dan melakukan tes urine kepada warga dan seluruh kepala lingkungan. Sangat kita sayangkan karena ternyata salah satu keplingnya positif mengkonsumsi narkoba dan akan segera kita rehabilitasi," kata Atrial.

Tidak sebatas di Polonia, BNNP Sumut sebelumnya juga sudah melakukan tes urine terhadap 41.000 masyarakat Sumut. Hasilnya, 400 di antaranya positif.

Atrial juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang peredaran narkoba di Sumut yang masuk dalam peringkat teratas di tanah air. Bahkan tidak hanya sebatas sabu, kini ancaman baru juga datang dengan banyak jenis baru narkotika yang muncul di dunia.

"Saat ini ada 900 jenis narkoba jenis baru di dunia, 77 jenis sudah masuk ke Indonesia. Namun, yang baru masuk ke dalam Undang-Undang kita baru 68 jenis, 9 jenis lagi belum masuk. Undang-Undang kita tertinggal dalam hal ini. Tapi hal itu tentu tetap menjadi tanggungjawab kita bersama. Karena itu, kami sangat beterima kasih kepada PLN UIP sebagai penyumbang CSR, juga kepada masyarakat Polonia," katanya.

Sementara, puncak kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong, pemotongan pita peresmian posko Polonia Bersinar dan pembukan selubung tugu Polonia Bersinar Hidup 100 Persen Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia tanpa narkoba. #Plnpeduli, #ListrikUntukRakyat, #ListrikUntukSemua.(*)

Penulis
: Eddy Bukit
Editor
: Robert@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com