Surat Tak Dibalas, Mantan Anggota DPRD Demo Bupati Labuhanbatu


1.035 view
Surat Tak Dibalas, Mantan Anggota DPRD Demo Bupati Labuhanbatu
Foto: Dok/Zainul
PROTES BUPATI: Mantan anggota DPRD Labuhanbatu dari PDIP, Daslan Simanjuntak menggunakan pengeras suara membacakan protesnya terhadap Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe, karena tidak membalas suratnya,  Kamis (13/8/2020), di depan Kantor Bupati Labuhanbatu Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Mantan anggota DPRD Labuhanbatu dari PDIP, Daslan Simanjuntak memprotes Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe, karena tidak membalas suratnya yang mempertanyakan refocusing anggaran penanganan dan penanggulangan dampak pandemi Covid-19 terhadap masyarakat dan rincian penggunaannya.

Daslan dan rekannya melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Kamis (13/8/2020).

Meski dalam aksi itu Daslan hanya didampingi 2 warga, tapi ia sangat bersemangat dan bersuara lantang memasuki area perkantoran bupati dikawal puluhan anggota Satpol PP dan anggota polisi dari Polres Labuhanbatu.

Daslan yang tahun 2009 pernah membuat geger Labuhanbatu karena mengaku melakukan korupsi saat anggota dewan periode 1999-2004, juga mendatangi Kejari Rantauprapat, Kejati Sumut, Kejaksaan Agung bahkan KPK, meminta ditangkap sebagaimana yang dilansir beberapa media cetak dan kantor berita nasional waktu itu, meminta bupati mempertanggungjawabkan penggunaan dana penanggulangan Covid-19.

Dia menduga, penggunaannya berbeda dengan realisasi pemberian bantuan kepada masyarakat. Bahkan, dia menduga pemberian bantuan ke masyarakat dibalut kepentingan kampanye karena Andi juga akan mencalonkan diri menjadi bupati dalam Pilkada tahun ini.

“Pak Andi, kami minta kita berdialog. Jangan takut, karena kami rakyatmu,” ucapnya menggunakan alat pengeras suara.

Daslan menyebut sebelumnya sudah melayangkan surat kepada bupati tentang penggunaan anggaran sebanyak 5 item, beberapa waktu lalu. Namun surat tersebut tidak ada balasan dari bupati, dan demo tersebut juga bagian dari tuntutan isi surat.

“Saya meminta agar bupati menjawab surat saya, tetapi sampai saat ini tidak ada jawaban,” teriaknya di halaman kantor bupati.

Namun dia kecewa karena bupati pergi begitu saja tanpa ada tanggapan. Bupati buru-buru pergi dengan alasan ada kegiatan di luar.

Staf menyebut, Andi ada jamuan makan di salah satu rumah makan, kemudian melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).

Daslan Simanjuntak dan 2 rekannya diterima staf Pemkab dan melakukan pertemuan di ruang rapat Sekda. (*)

Penulis
: Efran Simanjuntak
Editor
: Robert@hariansib.com
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com