Terdakwa UU ITE, Oknum ASN Pemkab Karo Dituntut 3 Tahun Penjara


2.840 view
(Foto: Dok/Kejari Karo)
SIDANG TUNTUTAN : Sidang tuntutan terhadap oknum ASN Pemkab Karo yang menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian (UU ITE) di Pengadilan Negeri Kabanjahe, Jumat (19/2/2021).
Kabanjahe (SIB)
Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Karo, Syarifin Bangun dituntut 3 tahun penjara. Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mora Sakti dan Halfeus Samosir dalam sidang di Pengadilan Negeri Kabanjahe, Jumat (19/2/2021).

Tuntutan dijatuhkan kepada terdakwa atas kasus pidana sebagaimana diatur dalam Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kasipidum Kejaksaan Negeri Karo, David Sipayung menyebut Kejaksaan Negeri Karo melaksanakan persidangan perkara Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait ujaran kebencian terhadap warga Kecamatan Juhar dengan terdakwa Syarifin Bangun. "Oknum ASN," katanya.

Dalam agenda tuntutan, Jaksa Penuntut Umum Kejari Karo meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun.

Dirincinya, terdakwa dianggap melanggarPasal 28 ayat (2) UU No 19/2016 Jo UU No 11/2008 yang berbunyi: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Sebelumnya, empat kades di Kecamatan Juhar, Karo, melaporkan perbuatan oknum ASN Pemkab Karo yang bertugas di Dinas Perkim. Warga Desa Juhar yang diwakili empat kepala desa itu merasa keberatan atas pernyataan oknum ASN ini yang diduga melecehkan adat budaya mereka.(*)

Penulis
: Marlinto Sihotang
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com