Tim Basarnas Masih Sisir Sungai Tembung Cari Bocah Tenggelam


199 view
Foto SIB/Roy Damanik
MENYISIR SUNGAI: Tim Basarnas  menggunakan perahu karet menyisir Sungai Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang,  mencari bocah laki-laki, M Isyahputra Lubis yang hanyut, Rabu (20/1/2021). 
Medan (SIB)
Tim Basarnas menggunakan tiga perahu karet masih menyisir Sungai Tembung untuk mencari seorang bocah laki-laki yang hanyut pada Selasa (19/1/2021) petang.

Pantauan wartawan, Rabu (20/1/2021) sore, Tim Basarnas menggunakan perahu karet perlahan-lahan menyisir pinggiran Sungai Tembung guna mencari bocah hanyut yang diduga telah tewas. Personel Polsek Percut Seituan, keluarga korban dan warga juga turut membantu melakukan pencarian di pinggiran sungai.

Sementara abang kandung korban, M Irpan Syahputra Lubis yang diwawancarai mengatakan biasanya adiknya setiap pulang sekolah tidur siang.

"Entah kenapa adik saya, M Isyahputra Lubis pada Selasa sekira pukul 16.00 WIB, pergi bersama teman-temannya berenang di Sungai Tembung. Padahal adik saya tak pandai berenang," tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Percut Seituan AKP Ricky Pripurna Atmaja yang dikonfirmasi wartawan mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan Tim Basarnas dibantu polisi, warga dan keluarga korban.

Sebelumnya, bocah laki-laki yang usianya ditaksir 9 tahun itu, hanyut di Sungai Tembung Jalan Pelikan Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Selasa (19/1/2021) petang.

Warga sekitar, Nanda (40), yang diwawancarai wartawan di lokasi, Selasa malam, mengatakan, sebelum hanyut, sekira pukul 17.00 WIB, bocah tersebut bersama belasan temannya menuju belakang salah satu gereja. Selanjutnya belasan anak itu berenang menggunakan ban dalam mobil hingga ke bawah jembatan penghubung ke Pasar 7 Tembung.

"Anak-anak tadi kembali ke posisi semula dan kembali berenang. Tiba-tiba bocah yang belum diketahui identitasnya itu terbawa arus cukup kencang. Sementara teman-temannya berusaha menolong namun sia-sia," ujarnya.

Anak-anak tadi sambungnya, langsung melapor ke orangtua korban. Sekira pukul 22.00 WIB, orangtua korban, warga dan Tim Basarnas melakukan penyisiran di seputaran sungai. (*)

Penulis
: Roy Damanik
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com