Tinjau Jalan Provinsi Siantar-Tanah Jawa, Mangapul Purba: PTPN IV Tidak Peduli Lingkungan Sekitar


567 view
Tinjau Jalan Provinsi Siantar-Tanah Jawa, Mangapul Purba: PTPN IV Tidak Peduli Lingkungan Sekitar
Foto SIB/Revado Marpaung
TINJAU :  Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba  meninjau lokasi jalan provinsi jurusan Siantar-Tanah Jawa di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (28/5/2020).
Tanah Jawa (SIB)
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba menilai, PTPN IV tidak peduli sama sekali terhadap lingkungan sekitar.
Hal itu dikatakannya kepada hariansib.com saat meninjau jalan provinsi jurusan Siantar-Tanah Jawa di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis(28/5/2020).

Jalan provinsi tersebut belum rampung dikerjakan membuat masyarakat di Kecamatan Tanah Jawa harus merasakan dampaknya kurang lebih 2 tahun terakhir ini.

Karena itu, Mangapul merasa persoalan itu harus secepatnya diselesaikan. Menurutnya, masalah tersebut sederhana.

"Ada asap karena ada api. Ada banjir kemari karena kiriman dari PTPN IV. Sehingga infrastruktur jalan menjadi rusak. Kita sudah minta PTPN untuk melakukan pengalihan air dari lokasi kebunnya supaya tidak meluap ke jalan provinsi,"kata Mangapul.

Menurut dia, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), PTPN IV berjanji menyelesaikan persoalan itu dengan pembagian tugas yaitu sodetan air ditangani PTPN IV dan bendungan diselesaikan Pemkab Simalungun.

Namun sampai saat ini, informasi dari pemerintah kecamatan sodetan itu tidak berfungsi. Berarti PTPN tidak peduli untuk kepentingan masyarakat di sekitar areal perkebunan.

"Infrastruktur rusak, yang rugi siapa? Kan masyarakat. Jadi kepedulian PTPN IV itu tidak ada sama sekali. Karena itu, kita akan panggil ke pansus atau dalam bentuk panggilan komisi alat kelengkapan dewan dan akan melakukan penekanan semacam komitmen," kata Mangapul.

Mangapul mengaku dalam tinjauannya memang sudah dikerjakan tapi belum berfungsi. Ada kegiatan pengalihan sodetan tidak selesai, ada pembuatan bendungan juga tidak selesai itu persoalannya. Inilah salah satu ketidak pedulian PTPN IV.

"Jangan percuma PTPN IV Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin orang-orang profesional menyelesaikan persoalan ini saja tidak bisa. Bila perlu nanti saya akan teriak usir PTPN IV dari Simalungun", tegasnya.(*)


Penulis
: Revado Marpaung
Editor
: Wilfred Manullang/Donna
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com