Ungkap Kasus Narkoba, 25 Personel Polres Labuhanbatu Diberikan Reward


303 view
(Foto: Dok/Martualesi Sitepu)
REWARD: Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan memberikan reward kepada Kasat Reserse Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan timnya karena dinilai menunjukkan kinerja yang baik dalam mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Senin (22/2/2021), di Mapolres, Jalan MH Thamrin Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan memberikan reward (piagam penghargaan) kepada 25 personel Polres dan jajaran Polsek yang dinilai berhasil dan terbanyak mengungkap kasus tindak pidana narkoba. Kerja keras personel itu hingga mendongkrak Polres Labuhanbatu ke peringkat 2 setelah Polrestabes Medan, dalam Operasi Antik Toba 2021 di jajaran Polda Sumatera Utara.

"Seperti di awal pelaksanaan Operasi Antik Toba 2021, saya berjanji memberikan penghargaan kepada personel yang semangat dan mampu bersaing dengan Satwil prioritas dalam kegiatan Operasi Antik Toba 2021. Rekan-rekan telah menunjukkan kinerja dengan hasil yang baik. Tetapi saya berpesan jangan berpuas diri karena masih banyak yang akan kita lakukan dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Wilkum kita," sebut Kapolres AKBP Deni Kurniawan dalam upacara pemberian reward tersebut, Senin (22/2/2021), di Mapolres, Jalan MH Thamrin Rantauprapat.

Kapolres juga menyebut keseriusan dan komitmen Polres Labuhanbatu terbukti beberapa waktu lalu berhasil mengungkap pendistribusian sabu 15 kilogram di Bloksongo Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan membantu Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggagalkan pengiriman sabu 5 Kg yang melintas di Aekkanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

"Hal ini menunjukkan Wilkum kita menjadi perlintasan dan tempat peredaran narkotika, sehingga menjadi tugas kita bersama dari semua fungsi bersinergi dalam pemberantasan peredaran narkotika," sebutnya.

Dalam Operasi Antik Toba 2021, Polres Labuhanbatu dan jajaran mengungkap 126 laporan polisi dan menangkap 148 tersangka serta menyita barang bukti sabu 389,22 gram, ganja kering 98,02 gram, tanaman ganja 4 batang dan pil ekstasi 22 butir.

"Dua tersangka jaringan (kaki tangan) Man Batak diberikan tindakan tegas dan terukur karena mengancam keselamatan personel yang melakukan penangkapan," katanya.

Kapolres menyampaikan selamat kepada personel yang berprestasi. Dia berharap pemberian reward ini menjadi motivasi termasuk kepada personel lain dalam kegiatan Operasi Sikat yang sebentar lagi akan digelar dan Operasi Mantap Praja yang saat ini sedang berlangsung.

"Kita harus tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan pelaksanaan setiap operasi. Lakukan deteksi dini dan mapping di tempat yang dinilai rawan karena tidak terima hasil keputusan MK di wilayah Labuhanbatu dan Labusel. Wilkum kita harus tetap kondusif dan dapat kita kendalikan," ujar Deni.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel Polres Labuhanbatu dan jajaran Polsek agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Ingatlah kita adalah garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Kita adalah perwakilan negara di tengah masyarakat dan kitalah yang melakukan penegakan hukum sehingga kalau rekan-rekan terlibat akan berakibat fatal. Sayangi diri, keluarga dan institusi tempat kita mengabdi," pesannya.

Upacara itu dihadiri Wakapolres Kompol M Taufik, Kabag Sumda Hendri Matondang, Kabagren Kompol TR Nababan dan para Kasat. (*)

Penulis
: Efran Simanjuntak
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com