Gugus Tugas Covid-19 Gelar Pasar Murah KUMKM

Warga Serbu Pasar Murah di GSG Pancing


367 view
Warga Serbu Pasar Murah di GSG Pancing
Foto SIB/Danres Saragih
PASAR MURAH : Para warga antre di gerbang Lapangan Yon Zipur membeli paket sembako kemudian ditukarkan dengan paket yang sudah disediakan Pasar Murah UMKM Sumut, Minggu (17/5/2020). 
Medan (SIB)
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Sumut menggelar pasar murah KUMKM takjil - kebutuhan Ramadan. Pasar murah dilaksanakan di 4 tempat, yakni di Lapangan Yon Zipur Helvetia Medan, Gedung Serba Guna Pancing, Gedung eks Bandara Polonia dan di Rumah Pondopo Wali Kota Binjai selama 5 hari mulai, 17 sampai 21 Mei 2020.

Ketua Pasar Murah KUMKM Sumut Ridha Haykal Amal melalui Wakil Ketua Unggul Sitanggang kepada hariansib.com, Minggu (17/5/2020), mengatakan, pasar murah merupakan kegiatan Gugus Tugas Covid-19 bekerja sama Dinas Koperasi dan UKM Sumut untuk membantu warga yang terdampak Covid-19.

"Kegiatan ini kita laksanakan selama 5 hari. Setiap hari kita menjual 600 paket sembako, 1 paket besar Rp 149 ribu terdiri dari 10 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak goreng dan 1 papan telur. Paket kecil Rp 101 ribu terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula, 1 liter minyak goreng dan 1 papan telur," katanya.

Dijelaskan, penjualan paket beras disubsidi Gugus Tugas Covid-19 sebesar 20 persen. Beras dibeli dari pelaku UMKM dan Koperasi Sumut, tujuannya untuk membangkitan kembali pelaku UMKM dan koperasi yang terpuruk akibat Covid-19.

"Pak Gubernur Edy Rahmayadi selaku Ketua Gugus Tugas Civid-19 mencoba membangkitkan kembali pelaku UMKM dan koperasi di Sumut yakni dengan membeli beras dari pelaku UMKM dan koperasi," ujarnya.

Sementara untuk membeli paket sembako di Pasar Murah KUMKM harus membawa KTP asli dan potocopi 1 lembar. "Semua warga Sumut bebas membeli, yang penting memiliki KTP. Tetapi harus dimaklumi karena paket terbatas, jadi kalau tidak dapat hari ini besok agak cepat datang," katanya.

Sementara Plt Kadis Koperasi dan UKM Sumut Ridha Haykal Amal, tak menyangka amburadulnya pelaksanaan hari pertama pasar murah Pemprov Sumut di GSG Pancing.

Ia mengaku sudah dilakukan persiapan sebaik mungkin agar pasar murah berjalan sesuai harapan. Namun ia tak menyangka masyarakat membludak. Padahal bahan pokok di pasar murah itu bukan hibah (gratis).

Untuk mengatasi desakan warga yang tidak mau pulang, panitia terpaksa menambah paket menjadi 1.200 paket.
"Jadi untuk hari Senin (18/5/2020), tidak ada pasar murah, dilanjutkan Selasa (18/5/2020), karena jatah senin sudah habis dibagikan, hari ini," tutupnya. (*)


Penulis
: Danres Saragih
Editor
: Wilfred Manullang/Donna
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com