#Cari Aman, Waspada Ancaman Berkendara Setelah Hujan Deras


184 view
Foto Dok/Honda
Honda aman saat hujan deras.
Medan (SIB)
Bagi pengendara sepedamotor, menerobos hujan deras bukan merupakan suatu langkah yang aman. Dimana pengendara akan dituntut untuk lebih berhati-hati, karena selain mengganggu pandangan, hujan deras juga dapat mengakibatkan jalanan menadi licin dan memperbesar potensi terjadinya kecelakaan.

Namun setelah hujan deras selesai, bukan berarti setelah hujan deras berlalu, maka kondisi jalan akan aman dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sebaliknya, masih terdapat banyak ancaman yang dapat membahayakan pengendara untuk dapat selamat sampai tujuan.

Ismed Risya, Tim Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, ada banyak kondisi di jalan yang menuntut kecerdasan dalam berkendara. Seperti halnya cerdas berkendara yang baik dan aman usai hujan deras, karena ternyata sejumlah bahaya akan mengancam saat berkendara setelah hujan deras.
Pertama, setelah hujan deras, jalan memang cenderung lengang. Namun kondisi tersebut ternyata membuat banyak pengendara menambah laju motornya dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan pengendara sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kedua, berhati-hatilah dengan kerikil yanga akan menjadi bahaya jika tidak memahami cara pengereman yang aman, terutama pada kontur jalan tikungan yang menurun. Selain kerikil, ada pula tanah dan bahan konstruksi bangunan yang bisa jadi sangat berbahaya bagi pengendara motor saat dilewati setelah hujan deras.

Ketiga, kewaspadaan pada penyeberang jalan baik manusia ataupun hewan juga perlu menjadi perhatian. Hal ini menjadi bahaya karena ketika hujan selesai, maka mereka akan kembali melakukan aktivitas di sekitaran jalan.

Keempat, banjir selalu menyisakan banyak genangan air. Selain ada yang sifatnya sementara, namun yang lebih berbahaya adalah genangan air di jalan yang proses surutnya memakan waktu yang lama. karena dalam genangan itu bisa saja terdapat lubang yang dalam, maupun tumbuh lumut dan berlendir yang membuat jalan tersebut jadi lebih licin untuk dilewati.

“Setiap pengendara sudah seharusnya memiliki kemampuan menghadapi berbagai kondisi yang mungkin terjadi di jalan. Saran terbaik untuk mencegah bahaya setelah hujan yaitu mengantisipasi, memperlambat laju motor, mengembangkan skil riding, pengereman yang benar dan selalu mengutamakan keselamatan dengan membudayakan #cari_aman di jalan,” ujar Ismed Risya. (rel/R7f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com