Kemenhan Ajak Masyarakat Tanam Rasa Bela Negara Sejak Dini


292 view
Jakarta (SIB)- Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan), mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki rasa kesadaran bela negara. Salah satunya dengan membuka wawasan agar, tidak terpengaruh dengan berbagai provokasi yang ada.

"Pertahanan negara tidak cukup dilakukan melalui pendekatan aspek militer, atau melalui pengadaan alat utama sistem persenjataan semata. Namun mutlak diperlukan adanya wawasan agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi ideologi-ideologi asing yang tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang Pancasila," ujar I Wayan Midhiodi Plt Sekjen Kementerian Pertahanan dalam sambutannya diacara 'Pengarahan Mentri Pertahanan RI Kepada Peserta Penyelenggaraan Negara', di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

I Wayan mengatakan terdapat berbagai jenis ancaman yang terjadi saat ini. Di antaranya adalah terorisme, perang cyber hingga pengedaran dan penyalah gunaan narkoba.

"Ancaman nyata yaitu jenis ancaman yang telah terjadi, sedang terjadi antara lain terorisme, bencana alam dan berbagai bentuk ancaman. Wabah penyakit, perang cyber, pengedaran dan penyalah gunaan Narkoba," ujar I Wayan.

Ia mengatakan guna menghadapi berbagai ancaman dan fenomena yang terjadi, masyarakat harus memiliki rasa bela negara. Namun kementerian pertahanan memiliki strategis, dalam pertahanan negara yang mengedepankan nilai perjuangan.

"Guna menghadapi fenomena tersebut, saya telah suatu strategis pertahanan negara khas Indonesia yang mengedepankan nilai nilai perjuangan. Yang lahir sejarah perjuangan bangsa Indonesia yaitu perjuangan yang menerapkan konsep pertahanan rakyat, semesta yang didukung oleh kekuatan TNI beserta Alutsistanya," ujar I Wayan.

I Wayan mengatakan dengan memiliki kesadaran bela negara, dapat mengamankan dan melestarikan Pancasila. Serta menjadi benteng yang kuat dalam menjaga keutuhan dan persatuan.

"Dengan kesadaran bela negara ini, kita akan memiliki kesadaran untuk mengamankan dan melestarikan Pancasila, sebagai jati diri dan budaya bangsa sebagai benteng yang kuat guna menjaga keutuhan dan persatuan Nasional Indonesia," ujar I Wayan. (detikcom/d)

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com