Maraknya Perusahaan Teknologi Picu Kemunculan Miliarder di 2017


416 view
Jakarta (SIB) -Munculnya perusahaan rintisan yang bergerak di bidang teknologi atau startup dinilai mampu memengaruhi atau memicu pertumbuhan populasi miliarder di dunia pada tahun 2017. Hal ini terungkap dalam sensus miliarder yang dilakukan Wealth-X, lembaga riset internasional yang fokus pada data masyarakat berpendapatan tinggi. 

"Pada sektor teknologi, bertambahnya jumlah unicorn membuka peluang beberapa orang untuk masuk ke dalam kelas miliuner," demikian keterangan laporan Wealth-X, Sabtu (19/5). 

 Indikator lain perusahaan rintisan yang dianggap unicorn oleh Wealth-X adalah keberadaan investor besar yang menopang kegiatan startup tersebut dalam meraih kesuksesan. Selain melalui kemunculan startup, Wealth-X juga menyinggung peran cryptocurrency yang berkontribusi pada keberadaan miliarder baru. 

Salah satu yang disebut Wealth-X adalah Chris Larsen, miliarder yang kekayaannya bersumber dari cryptocurrency dengan total harta mencapai 5 miliar dollar AS. Adapun faktor lain yang berkontribusi pada keberadaan miliarder di dunia tidak lepas dari kondisi global, kebijakan serta kondisi di masing-masing negara. 
Wealth-X mencatat, pada 2017, ada 2.754 miliuner di dunia, di mana jumlah miliuner itu meningkat 14,9 persen dibanding sensus serupa tahun 2016. 

Secara keseluruhan, total kekayaan miliarder tersebut mencapai 9,2 triliun dollar AS atau setara Rp 128.800 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS). Total kekayaan para miliarder di dunia itu lebih dari 9 kali lipat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2017 yang mencapai 1 triliun dollar AS atau sekitar Rp 14.000 triliun.  (Kps/l)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com