PLN UIW Sumut Siap Terangi Negeri Untuk Indonesia Maju

* 6.028 Desa Sudah Berlistrik di Sumut

126 view
Foto Dok
Irwansyah Putra
Medan (SIB)
PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut siap terangi negeri, untuk Indonesia maju. PLN yang bergerak dalam ketenagalistrikan, sangat berperan mendorong kesejahteraan masyarakat.

General Manager PT PLN UIW Sumut Irwansyah Putra dalam wawancara belum lama ini mengatakan, saat ini sistem kelistrikan Sumatera Utara dalam kondisi surplus. Per Desember 2020, sistem Sumatera Bagian Utara memiliki Daya Mampu tertinggi 2.803 MW, sementara realisasi beban puncak tertinggi 2.309 MW sehingga memiliki cadangan sebesar 453 MW.

Dengan kondisi ini, PLN UIW Sumut siap memenuhi kebutuhan pelanggan untuk mendukung program pembangunan Provinsi Sumatera Utara. Silahkan para pelanggan untuk membangun atau mengembangkan usaha di Sumatera Utara. Silakan anda bangun bisnisnya, kami yang urus listriknya, katanya.

Saat ini PLN UIW Sumut juga memiliki program layanan khusus. Dengan program ini pelanggan akan mendapatkan banyak benefit (keuntungan) serta peluang memasarkan produk bersama seluruh pelanggan khusus PLN UIW Sumut.

Dikatakannya, secara umum kendala yang dihadapi PLN UIW Sumut dalam membangun jaringan, adalah kondisi geografis. beberapa infrastruktur kami harus melewati zona ekstrim seperti lereng gunung, lembah, hingga laut. terlebih kepulauan seperti di daerah Nias Selatan yang tidak memungkinkan penyaluran listrik dari pembangkit utama.

Selain itu zona ektrim tersebut juga berpotensi mengganggu jaringan eksisting PLN.

Namun demikian PLN telah memiliki program listrik pedesaan serta inovasi pengawasan dan inspeksi jaringan.

PLN juga menggandeng stakeholder terkait, untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dalam percepatan pembangunan listrik pedesaan.

Dengan support stakeholder diyakini seluruh kendala tersebut dapat teratasi.

Di sisi lain, kendala utama yang dihadapi PLN UIW Sumut dalam proses bisnis adalah pandemi Covid-19. Hal ini sangat berdampak kepada pelanggan PLN, terutama pelanggan tarif Bisnis dan Industri yang berkontribusi 39% terhadap penjualan tenaga listrik di UIW Sumut (I=25%, B=14%). Penggunaan listrik pelanggan sektor bisnis yang menurun akibat pembatasan jadwal operasi pusat perbelanjaan, tempat hiburan dan tempat kuliner. Beberapa pelanggan industri mengajukan berhenti sementara (mis : Gunung Gahapi) karena kesulitan operasional dan beberapa mengurangi operasional pabrik. Sehingga pertumbuhan penjualan tenaga listrik PLN UIW Sumut pada Desember 2020 turun menjadi 2,8%, dimana pada di tahun 2019 pertumbuhan penjualan sebesar 4,8%.

Apakah PLN di Sumut masih disubsidi ? Selain sebagai badan usaha pemerintah di sektor ketenagalistrikan, PLN juga menjalankan program elektrifikasi dan keadilan energi. dalam hal ini PLN menjalankan amanah pemerintah untuk menyalurkan listrik ke seluruh pelanggan termasuk yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu Tim Nasional Percepatan Penanganan Kemiskinan (BDT TNP2K) Kemensos.

Pelanggan yang terdaftar dalam BDT tersebut secara sistem menjadi pelanggan bersubsidi dengan tarif R1 450 dan R1 900.

Subsidi yang dimaksud dalam hal ini adalah selisih antara biaya produksi tenaga listrik dengan tarif tenaga listrik yang sudah ditentukan untuk pelanggan bersubsidi.

Di seluruh provinsi di Indonesia termasuk Sumut, saat ini masih terdapat pelanggan yang terdaftar dalam BDT TNP2K.
PLN UIW Sumatera Utara memiliki 3.958.766 pelanggan dengan daya tersambung sebesar 6.357 MVA.

Berdasarkan data pada Januari 2021, PLN UIW Sumatera Utara telah melistriki 6.028 dari 6.110 desa di Provinsi Sumatera Utara.

Presentase desa berlistrik di Sumatera Utara total adalah 100%, Dengan Rasio Desa Berlistrik PLN sebesar 98,66%. Artinya ada 1,34% dari total desa di Sumatera Utara yang belum teraliri listrik PLN.

Untuk mendukung program pemerintah di sektor pangan, PLN mencanangkan Program Electrifying Agriculture. PLN UIW Sumut saat ini tengah membangun infrastruktur listrik untuk memenuhi kebutuhan Lumbung Pangan (Food Estate) Sumut di Kabupaten Humbang Hasundutan.

PLN juga mendukung program green energy dengan mengkampanyekan kebiasaan masyarakat untuk beralih menggunakan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Seperti peralihan dari kompor gas ke kompor induksi, dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik, membiasakan diri dengan peralatan rumah tangga serba listrik untuk memudahkan pekerjaan rumah seperti mesin cuci, magic jar, oven listrik, hair dryer, vacuum cleaner dan lain sebagainya.

Untuk mendukung kebutuhan energi pada mobil listrik, PLN bekerjasama dengan stakeholder menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur-jalur strategis.

Di sisi infrastruktur distribusi, PLN terus melakukan upgrade perangkat untuk menjaga kehandalan pasokan. Seperti diketahui, pada penghujung 2020, PLN UIW Sumatera Utara telah meresmikan automatisasi Gardu Hubung Binjai serta Distribution Control Center. Melalui inovasi tersebut, proses pemantauan dan manajemen distribusi cukup dilakukan dari Control Center di UP2D Sumut.

Sebelumnya PLN UIW Sumut juga telah memiliki tim PDKB sentuh langsung untuk menghindari pemadaman saat proses pemeliharaan maupun tindakan emergency saat terjadi gangguan. (M01/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com