HUT ke-18 INAMPA Secara Webinar Diikuti 721 Peserta

Pasca Sukses 3 KPI, INAMPA Perluas Peran ke 11 Sektor Ekonomi Maritim


236 view
Pasca Sukses 3 KPI, INAMPA Perluas Peran ke 11 Sektor Ekonomi Maritim
Foto Dok
Herman P Harianja
Medan (SIB)
Pasca sukses meraih predikat tiga kriteria profesi Key Perfomance Indicator (KPI) sebagai pekerjaan bidang maritim yang nihil kecelakaan (zero accident), nihil antrian (zero waiting time) dan nihil keluhan atau protes (zero complaint), Asosiasi Pandu Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Pilots Association-- INAMPA) kini memperluas perannya ke 11 sektor dan misi ekonomi di bidang maritim jangkauan domestik (nasional) maupun internasional.

Presiden INAMPA, Herman Pasoroan Harianja, menyatakan INAMPA sejak tahun 2017 sudah menjadi anggota International MaritimePilots Association (IMPA), yaitu badan di PBB berpusat di London Inggris, yang beranggotakan 165 negara sebagai mitra strategis international maritime organization (IMO) yang mengatur masalah kemaritiman dunia.

"Sesuai tuntutan zaman dan profesinya, INAMPA harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi dengan perluasan peran dan fungsinya dengan seluruh stakeholders-nya, khususnya pada 11 sektor dan misi ekonomi kemaritiman. Selain perwujudan dedikasi kebanggaan anak bangsa di negara (Indonesia) poros maritim, ini juga sebagai kesinambungan inovasi dan kreasi dalam kinerja professionalnya sebagai pandu maritim," ujar Herman Harianja di Medan, Rabu (7/4), dalam temu pers di kantor Herman Learning Center (HLC) jalan Abdullah Lubis Medan.

Ke-11 sektor itu adalah: 1. Keselamatan pelayaran (maritime safety). 2.Keamanan pelayaran (maritime security), 3). Perlindungan lingkungan perairan (maritime environmental protection), .4.Order dan angkutan kapal-kapal barang (maritime logistics efficience and effectiveness). 5. Kerjasama bisnis bidang kelautan (maritime collaboration), 6. Kreasi ekonomi produk maritim (maritime economy creatifity). 7. Kepariwisataan bahari (maritime tourism). 8. Peran sosial, politik dan pertahanan maritim (maritime politics, defence, and social). 9. Jasa Diklat dan Litbang (maritime education, training, researches and development). 10. Kesejahteraan pelaku usaha kemaritiman (maritime prosperity), dan 11. Kesinambungan bisnis lintas sektor kepanduan (maritime sustainability).

Perluasan misi atau peran jajaran pandu anggota INAMPA tersebut, ujar Herman, merupakan salah satu resume pelaksanaan seminar kemaritiman Indonesia dalam rangka HUT ke-18 INAMPA pada 11 Maret, yang digelar secara webinar nasional pada 29 Maret lalu dengan total 721 peserta peserta dari berbagai kalangan, unsur Pemerintah, BUMN, BUMD, bisnismen, akademisi, pandu maritim, operator logistik, bahkan kalangan mahasiswa dari berbagai kampus perguruan tinggi, serta peserta dari luar negeri.

Bersama ketua panitia seminar dan HUT, Captain Ahmad Jauhar MM MBA, Herman menyebutkan peserta yang hadir antara lain Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Aan Kurnia,Dirut PT Pertamina, Ketua Umum DPP INSA, Dirut PT Pelindo-I Belawan/Medan, Dirut PT Pelindo-II Tanjungpriok Jakarta, Dirut PT Peindo-III Tanjungperak Surabaya, Dirut PT Pelindo-IV Makassar, Dirut PT Samudera Indonesia Group Bani M Mulia. Ketua Umum ABUPI Aulia Febrial Fatwa. Direktur Polisi Air Polri Brigjenpol M Yassin Kosasih. Peserta dari luar negeri antara lain Captain Simon Pelletier dari Canada, Captain Y.S. Choi (Korea), Captain Martin Lim (Malaysia) dan Mr. David Yeo dari Singapura.

"INAMPA yang berdiri 11 Maret 2003 sebagai wadah organisasi profesi perwira pandu maritim Indonesia,kini kini beranggotakan 1.200-an orang pandu diseluruh penjuru tanah air dan telah memperoleh empat manfaat utama, yaitu social benefit, capital benefit, prosperity benefit dan professionalism benefit. Saat ini, kita (INAMPA) sedang melakukan transformasi umtuk menjadi World Class Maritime Pilots Organization sekaligus Marine/Maritime Advisor di Indonesia, kawasan regional bahkan di dunia maritim Internasional," ujar Herman optimis. (A05/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com