Program PEN, Pemerintah Topang Operasional dan Modal Kerja PTPN Group Rp 4 Triliun


345 view
Foto Dok
Dirut Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mohammad Abdul Ghani
Jakarta (SIB)
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) tandatangani perjanjian Investasi Pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (IP-PEN) atas dampak pandemi Covid-19 senilai Rp.4 triliun. Pinjaman investasi dari pemerintah tersebut untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan investasi (capital expenditure) serta memenuhi kebutuhan modal kerja (operational expenditure) PTPN Group.

Sesuai press release PTPN III yang diterima SIB Selasa (29/12), penandatanganan itu langsung dilakukan oleh Dirut Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani didampingi Dirkeu M Iswahyudi dengan Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) James Rompas bersama Direktur Pelaksana LPEI Dikdik Yustandi di Jakarta, Senin (28/12). Turut disaksikan Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu selaku wakil pemerintah Isa Rachmatarwata.

Bantuan investasi itu berbentuk pinjaman subordinasi dengan nilai limit Rp.4 triliun. Jangka waktunya 10 tahun untuk menopang kebutuhan capex dan modal kerja PTPN Group.

Ghani menjelaskan, PTPN Group memiliki peran strategis terhadap perekonomian nasional. Berkontribusi dalam ekspor sawit, ketahanan pangan nasional terutama komiditi gula dan menyerap tenaga kerja lebih dari 300.000 orang yang turut menggerakkan perekonomian.

Sebagaimana diketahui bahwa PTPN Group memiliki lahan perkebunan terbesar dan tersebar di seluruh nusantara. Dikenal sebagai industri padat karya. Sehingga penggunaan dana investasi PEN ini diharapkan mampu menghasilkan multiplier effect mendukung pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. (Rel/R4/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com