Tim Satgas Covid-19 Tertibkan Pedagang Angkringan di Seputaran Kesawan Medan


199 view
Foto SIB Roy Marisi Simorangkir
Beri Instruksi : Petugas tim Satgas Covid-19 Medan memberi instruksi kepada pedagang angkringan untuk tutup dan meminta para pengunjung segera pulang.
Medan (SIB)
Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan didukung personel dari Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS melakukan tindakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan mencegah terjadinya kerumunan dengan menertibkan pedagang di lokasi tongkrongan angkringan di seputaran Kesawan Jalan Ahmad Yani Medan, Sabtu (23/1) malam, untuk menekan laju penyebaran serta mencegah terjadinya cluster baru Covid-19.

Sebelum melakukan pengawasan dan penertiban, tim gabungan lebih dulu menggelar apel di Jalan Bukit Barisan dipimpin Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat. Dalam apel itu, Kabag Ops mengingatkan agar seluruh personel yang turun melakukan pengawasan dan penertiban agar melakukan pendekatan persuasif.

"Utamakan lakukan pendekatan persuasif bagi masyarakat maupun pelaku usaha sehingga mereka melaksanakan protokol kesehatan. Jika ditemukan ada kerumunan langsung bubarkan," kata Kabag Ops mengingatkan.

Usai apel, tim gabungan pertama kali menertibkan pedagang angkringan di Jalan Ahmad Yani VII, karena kawasan itu selalu ramai dipenuhi pengunjung, khususnya pemuda-pemudi yang kerap mengabaikan prokes.

Di lokasi, tim mendapati sebagian besar pengunjung yang memenuhi belasan lapak pedagang angkringan itu tak hanya tidak mengenakan masker, tapi juga tidak menjaga jarak dan menciptakan kerumunan. Tim lalu meminta pedagang untuk menutup usahanya dan mengimbau seluruh pengunjung segera meninggalkan lokasi. Sebab, sesuai dengan Instruksi Gubsu No188.54/1/IST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumut, jam operasi lokasi tersebut hanya diperbolehkan hingga pukul 22.00 WIB.

Setelah mendengar imbauan petugas yang disampaikan dengan dibantu mobil sound system milik Polrestabes Medan, para pedagang kemudian menutup usahanya diikuti dengan pulangnya pengunjung meninggalkan lokasi setelah membayar makanan dan minuman yang telah dipesan sebelumnya.

"Kami minta segera matikan lampu dan tak ada lagi yang berjualan, angkat seluruh barang-barangnya. Para pengunjung kami minta untuk meninggalkan tempat ini. Jangan coba-coba untuk buka setelah kami pergi. Apabila kedapatan berjualan kembali, petugas Satpol PP akan mengangkat seluruh barang dagangannya," tegas petugas dari mobil sound system.

Setelah memastikan seluruh pedagang angkringan tutup di kawasan tersebut, tim gabungan selanjutnya bergerak menuju Jalan Perdana. Mendapati permintaan penutupan, pedagang pasrah menutup usahanya meski saat itu pengunjung yang hadir masih cukup banyak.

Kemudian pengawasan dan penertiban dilanjutkan di Jalan Ahmad Yani (Kesawan). Puluhan pedagang angkringan tidak bisa menolak karena takut lapak dagangannya disita petugas, meski ada ratusan pengunjung yang memenuhi kawasan heritage tersebut. Bersamaan itu tim gabungan meminta kepada seluruh pengunjung untuk meninggalkan kawasan tersebut. Dengan kepergian pengunjung, arus lalu lintas yang semula terganggu kelancarannya akibat banyaknya kendaraan bermotor yang parkir di pinggir jalan perlahan-lahan lancar kembali. (M15/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com