Ada Corona, Mendag Sebut Neraca Dagang RI Surplus Tertinggi Sejak 2012


164 view
Ada Corona, Mendag Sebut Neraca Dagang RI Surplus Tertinggi Sejak 2012
Foto: Pradita Utama
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan bahwa Indonesia mampu mencatatkan neraca perdagangan yang surplus sepanjang masa pandemi Covid-19 ini. Tak tanggung-tanggung, surplus neraca perdagangan kali ini menjadi yang tertinggi sejak 2012 lalu.

"Nah secara kumulatif neraca dagang dari Januari sampai September 2020 ini surplus US$ 13,5 miliar. Memang ini melampaui dari keseluruhan tahun 2017 dan merupakan capaian tertinggi sejak 2012," ujar Agus dalam konferensi pers KCPEN: Penanganan Covid-19, Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ketahanan Pangan, Senin (9/11).

Adapun faktor yang mempengaruhi surplus neraca perdagangan kali ini berasal dari beberapa komoditas ekspor tertentu yang menunjukkan kinerja yang juga terus merangkak naik. Beberapa komoditas tersebut adalah komoditas ekspor non migas Indonesia yang mengalami kenaikan terutama di sepanjang bulan September 2020.

Komoditas non migas yang dimaksud adalah besi dan baja, lemak dan minyak hewan nabati, kendaraan dan beserta part-nya, mesin dan perlengkapan elektrik, serta plastik dan barang plastik.

"Kelima produk tersebut memiliki pangsa ekspor 34,02% dari total ekspor non migas Indonesia pada bulan September 2020 dan mencatat peningkatan kumulatif sebesar US$ 0,7 miliar," sambungnya.

Khusus untuk komoditas baja, tak hanya mengalami peningkatan ekspor saja melainkan juga peningkatan nilai. Hal itu terjadi karena ada peningkatan permintaan dari negara tujuan ekspor seperti Tiongkok atau RRT dan Malaysia dalam beberapa bulan belakangan ini.

"Karena mulai pulihnya industri dalam negeri di negara tersebut," imbuhnya

Sementara peningkatan ekspor lainnya diakibatkan oleh naiknya harga CPO di pasar internasional dan naiknya permintaan CPO dari RRT dan India. "Nah ini salah satu faktor yang sangat menopang kita dan ini merupakan sinyal positif bagi kita," ucapnya. (detikfinance/d)
Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com