Hadapi Ramadan dan Lebaran di Sumut

BI Siapkan Penukaran Uang Baru Rp2,6 Triliun


68 view
(Foto Humas BI)
Beri Penjelasan : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara  Soekowardojo saat memberi penjelasan tentang kesiapan BI menyiapkan penukaran uang. 
Medan (SIB)
Menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Sumatera Utara memproyeksikan kebutuhan tukaran uang baru sebesar Rp2,6 triliun atau meningkat 4% dibanding tahun 2020 yang mencapai Rp2,5 triliun.

“Berhubung masih pandemi Covid-19 dan masih ada pembatasan sosial, kita belum memikirkan untuk membuka layanan penukaran uang kartal di lokasi lainnya. Tapi besarannya kita masih melalui pihak perbankan, BPR, Kantor Pos dan Pegadaian. Kalau membuka outlet di tempat lainnya seperti di Lapangan Merdeka belum kita pikirkan," ujar Soekowardojo pada acara Koordinasi Layanan Penyediaan Kebutuhan Uang Layak Edar Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2021dengan 58 pimpinan bank umum di Medan, Rabu (7/4).

Ia mengatakan, sejumlah langkah antisipasi telah diambil yakni salah satunya memastikan kecukupan uang untuk kebutuhan masyarakat saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Angka tersebut diakuinya masih jauh atau lebih rendah dibanding realisasi kebutuhan uang kartal saat Ramadan dan Lebaran pada tahun 2019 sebesar Rp4,8. Namun setelah terjadinya pandemi pada tahun 2020 kebutuhan uang kartal di masyarakat merosot tajam sebesar 92% atau menjadi Rp2,5 triliun," ungkapnya.

"Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa kapan pun mereka membutuhkan uang kartal dan pecahan apa pun pihak perbankan senantiasa menyiapkan uang tersebut dalam kondisi yang baik dan layak edar. Kita meminta pihak perbankan untuk menyusun rencana pendistribusian uang kartal tersebut kepada masyarakat," kata Soekowardojo.

Begitu pun jika angka proyeksi ini meleset atau permintaaan uang kartal di masyarakat melebihi dari angka proyeksi yang direncanakan, maka Bank Indonesia telah mengantisipasinya. "Jika ada angka tambahan melebihi Rp2,6 triliun kita juga sudah siap akan hal tersebut.

Apalagi saat ini masyarakat sudah divaksin, pastinya permintaan uang kartal akan meningkat," tutur Soekowardojo.
Ia menambahkan, pada tahun ini BI masih mengandalkan pihak perbankan untuk melayani masyarakat melakukan penukaran uang kartal dan belum memikirkan untuk membuka layanan penukaran uang kartal di lokasi lainnya.

Rp3.8 Juta

Ada pun penukaran uang baru tersebut komposisi Rp3,8 juta per orang dengan rincian yakni pecahan Rp20.000 sebanyak Rp 2 juta.

Pecahan Rp10.000 sebanyak Rp 1 juta, pecahan Rp 5.000 sebanyak Rp 500 ribu, Rp 2.000 sebanyak Rp 200 ribu dan Rp 1.000 sebanyak Rp 100 ribu. (A1/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com