Bupati Deliserdang Lepas Ekspor Perdana Keripik Singkong ke Korsel


161 view
(Foto SIB/Jekson Turnip)
PECAHKAN: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan bersama Direktur PT Kreasi Lutvi Mahmudi dan lainnya memecahkan kendi untuk pelepasan ekspor perdana keripik singkong ke Korsel dari P3UD Tanjungmorawa, Kamis (28/1). 
Tanjungmorawa (SIB)
Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan melepas ekspor perdana keripik singkong yang ditandai dengan pemecahan kendi sebelum memberangkatkan beberapa kontainer ke Korea Selatan (Korsel) dari Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Tanjungmorawa, Kamis (28/1).

Dalam sambutannya, Ashari mengaku sangat bersyukur dan bangga pada acara itu sebab ia diingatkan kembali pada 5 tahun lalu diundang ke istana untuk mengantarkan pelaku usaha keripik singkong bernama Mahmudi.

"Bapak Mahmudi ini sudah lama melakukan ekspor keripik namun masih menggunakan perusahaan orang lain. Tapi kali ini bapak itu sudah memiliki PT Kreasi Lutvi Sejahtera untuk ekspor ke luar negeri dan luar Sumatera Utara berkat bantuan Disperindag Deliserdang dan Sumut serta bantuan bea cukai dan lain-lain," kata Ashari.

Dijelaskan, Mahmudi diundang ke istana oleh Presiden RI Joko Widodo karena produk unggulan Deli-serdang yaitu keripik singkong. Untuk itu ia berharap agar ada lagi Mahmudi yang lain agar dapat diundang ke istana dalam memajukan pelaku UMKM dan IKM serta industri rumah tangga.

Kadis Perindag Deliserdang, T Zaki Aufa dalam laporannya mengatakan Mahmudi selalu ekspor ke luar negeri namun menggunakan PT orang lain. Mereka disebut sudah ekspor 6 tahun, tetapi baru kali ini menggunakan PT sendiri dan dilangsungkan acara pelepasan.

"Kami bantu beliau pak bupati, akhirnya bapak itu memiliki perusahaan sendiri untuk melakukan ekspor keripik ke Korea Selatan. Selain itu ke Lampung dan Jakarta serta Jatim," tandas Zaki.

Sementara Mahmudi mengungkapkan bahwa untuk usahanya ia membutuhkan komoditi bahan baku ubi sebanyak 120 ton per hari. Ubi itu diolah untuk mendapatkan keripik berkualitas untuk diekspor.

"Kita secara pelan-pelan sudah membenahi harga opak merata dengan harga Rp7.600 per Kg. Ubi atau singkong kita beli dari petani Rp 840 per Kg dan ubi kuning Rp1.600 per Kg. Upaya itu kita lakukan supaya mensejahterakan para petani. Untuk produksi berbasis singkong kita butuh ubi 120 ton per hari," kata Mahmudi.

Hadir pada acara itu Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Deli-serdang, Hj Yunita Ashari dan Hj Sri Pepeni Yusuf, Kadis Perindag Sumut Riabil Lubis, Asisten Ekbang Deliserdang Putra J Manalu, Kadis Perindag T Zaki Aufa, Kepala Bappeda Remus H Pardede, Kadistan Kamaluddin Ginting, Kadis Koperasi dan UKM Rabiatul Adawiyah, Kadis Naker Binsar TH Sitanggang, Kadis Kelautan Syarifah Alawiyah dan Plt Kadis Perizinan M Salim serta para Camat. Lalu dari Bea Cukai, perwakilan Bank Sumut, BI, Bank Mandiri pelaku usaha, Karang Taruna dan lainnya. (T05/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com