Manulife Perluas Perlindungan Nasabah Terdiagnosa Covid-19


304 view
Manulife Perluas Perlindungan Nasabah Terdiagnosa Covid-19
ist
Manulife Indonesia memperkenalkan inovasi layanan berbasis teknologi yakni MiRecruit untuk tenaga pemasar dan e-policy untuk nasabah.

Jakarta (SIB)

Hingga 7 Januari 2021 Manulife Indonesia telah melakukan pembayaran klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 101 miliar. Juga membayarkan klaim per November 2020 (data un-audited) sebesar Rp4.9 triliun atau setara dengan Rp13 miliar per hari atau Rp559juta per jam.

"Komitmen Manulife Indonesia terhadap perlindungan Covid-19 semakin meningkat dengan memerluas perlindungan untuk para nasabah yang terdiagnosa Covid-19 dan menjalankan isolasi mandiri baik di rumah sakit, fasilitas kesehatan non-rumah sakit maupun di rumah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas Presiden Direktur & CEO, Manulife Indonesia Ryan Charland, dalam siaran pers, Minggu (31/1).

Menurut Ryan, inovasi digital e-Policy melalui MiAccount memudahkan nasabah mendapatkan informasi yang diperlukan terkait polis asuransi berdasarkan ketentuan polis, yang dapat diakses kapan saja dimana saja.

Disebutnya bahwa berdasarkan survei Manulife Asia Care 2020, penggunaan teknologi digital berskala besar selama pandemi terlihat di antara responden di seluruh Kawasan Asia, namun di Indonesia, penggunaan digital nampak lebih jelas lagi.

Survei yang dilakukan atas 300 responden yang merupakan nasabah asuransi di Indonesia mengatakan bahwa 100% responden telah mengadopsi kebiasaaan gaya hidup baru sejak wabah Covid-19 melanda.

Mayoritas kebiasaan baru ini meliputi gaya hidup lebih sehat dan meningkatnya ketergantungan pada layanan online dan digital.

Selain e-policy untuk nasabah, Manulife juga melakukan inovasi lewat MiRecruit khusus akan membantu para tenaga pemasar dalam mempercepat proses administrasi dan memantau seluruh proses tahapan rekrutmen.

Selain mempermudah proses rekrut, proses ini pun bermanfaat untuk efisiensi penggunaan kertas dan ramah lingkungan.

Para tenaga pemasar tidak perlu mengirimkan dokumen, mereka dapat melakukan proses submit dokumen yang dibutuhkan melalui fitur yang tersedia di aplikasi MiRecruit.

Tahapan proses perekrutan ini mempersingkat waktu dari yang semula memakan waktu berkisar seminggu menjadi kurang lebih sekitar satu jam.

Hingga saat ini, MiRecruit telah berkontribusi terhadap perekrutan sebesar 46% dari jumlah keseluruhan jumlah calon agen yang mendaftar melalui aplikasi. Para agen baru tersebut berkomitmen untuk melayani kebutuhan finansial di setiap tahap kebutuhan nasabah.

Di masa pandemi Covid-19, katanya, Manulife Indonesia memermudah nasabah mendapatkan polis lebih cepat dengan e-policy (polis elektronik).

Dengan inovasi digital ini, nasabah dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang diperlukan terkait polis asuransi berdasarkan ketentuan polis, yang dapat diakses kapan saja dimana saja. (M2/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com