Masyarakat Harus Hati-hati, Nama KSP Nasari Dicatut untuk Penipuan Pinjaman Online


7.028 view
Masyarakat Harus Hati-hati, Nama KSP Nasari Dicatut untuk Penipuan Pinjaman Online
SIB/Dok
Kantor Koperasi Simpan Pinjam Nasari.
Medan (SIB) -Modus penipuan pinjaman online yang mencatut Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari Medan sedang marak, Pimpinan Cabang KSP Nasari Medan April S Marbun angkat bicara, supaya masyarakat berhati-hati dengan tawaran pinjaman dana melalui media online.

"Masyarakat harus berhati-hati, KSP Nasari tidak pernah melayani pinjaman secara online apalagi meminta menyetor/transfer biaya administrasi terlebih dahulu," tegas April, Rabu (21/11).

Dia menuturkan, pencatutan nama KSP Nasari dengan penawaran pinjaman dana menggunakan media sosial melalui layanan pesan singkat, Whatsapp, Instagram, Facebook, hingga Web bodong.

Oknum yang tidak bertanggung-jawab tersebut menggunakan modus penyetoran deposit untuk mendapatkan pinjaman dana. Semakin besar deposit, maka semakin besar pula pinjaman yang akan diterima.

"Contoh penawarannya melalui SMS/WA berbunyi 'Yth, kami dari KSP Nasari menawarkan pinjaman berbasis online di seluruh Indonesia. Minimal pinjaman Rp 5 juta hingga Rp 250 juta'," beber April.

Masyarkat yang berminat akan diinstruksikan tata cara pengajuan pinjaman. Caranya dengan mengisi formulir pengajuan dan menyetorkan/transfer biaya deposit.

Lebih lanjut, modus penipuan yang dilakukan tersebut juga mencantumkan jumlah pinjaman dan deposit yang harus disetorkan calon peminjam. Untuk memperoleh pinjaman minimal Rp 5 juta - Rp 10 juta harus menyetorkan deposit Rp 550 ribu, dan pinjaman maksimal Rp 226 juta - Rp 250 juta harus menyetorkan deposit Rp 3,2 juta.

Akan tetapi setelah deposit yang diminta itu disetorkan calon peminjam, dana pinjaman yang dijanjikan tidak kunjung diterima oleh calon peminjam. Dan setelah masyarakat merasa tertipu dengan tawaran pinjaman online tersebut, maka mereka mendatangi kantor KSP Nasari untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban.

"Jadi imbauan ini sangat penting, agar tidak muncul lagi korban yang dirugikan. Sekali lagi kami sampaikan, KSP Nasari tidak pernah melayani pinjaman online," ungkap April.

April juga memberikan logika bahwa masa masyarakat mau pinjam uang, tapi disuruh bayar.

April juga menyampaikan bahwa sudah ada beberapa warga Medan, Siantar, Tarutung dan Sibolga yang datang ke Kantor KSP Nasari untuk melapor karena sudah tertipu. (Rel/R3/h)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com