Menparekraf Sebut Acara Pertunjukan Bisa Digelar Sesuai Prokes Ketat


142 view
ANTARA/Hanni Sofia/pri
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno sebut event sudah mulai bisa digelar dengan protokol ketat.
Jakarta (SIB)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut berbagai acara sudah mulai bisa digelar kembali seiring penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Sandiaga Uno dalam peluncuran KEN 2021-Calender of Event Daerah di Studio RCTI+ Jakarta, Sabtu malam mengatakan pihaknya menggelar dan meluncurkan program Kharisma Event Nusantara atau KEN 2021 sebagai upaya membangkitkan industri pertunjukan Indonesia.

Peluncuran KEN menjadi tanda dan pesan yang dikirimkan bahwa penyelenggaraan acara di Indonesia sudah mulai dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. KEN mewadahi berbagai acara yang digelar di daerah mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, bahkan hingga tingkat desa.

Menurut dia, kegiatan selama dilakukan dengan protokol kesehatan berbasis CHSE (“Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability”) serta koordinasi dengan aparat setempat maka dapat mulai dihadirkan kembali untuk menggeliatkan ekonomi khususnya pada bisnis event yang selama satu tahun nyaris tidak bergerak.

“KEN ini juga memberikan panduan kepada para penyelenggara acara terkait mekanisme dan prosedur dalam menyelenggarakan event yang sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.

Mulai 10 April 2021 bersamaan peluncuran KEN, pihaknya akan mendampingi pelaksanaan acara di seluruh pelosok nusantara agar ekonomi rakyat bergerak seiring dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. “Ini bentuk keseimbangan yang kami hadirkan dalam KEN,” katanya.

Sandiaga menyatakan optimismenya bahwa KEN 2021 bisa menjadi lokomotif akan perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak.

“Kita ingin mengirimkan pesan yang jelas dan tegas bahwa sebuah kegiatan bukan pemicu penularan Covid-19 tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, acara bisa diselenggarakan kembali,” katanya.

Kemenparekraf mencatat lebih dari 30 juta orang di Tanah Air yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata dan diharapkan melalui KEN ini bisa memberikan panduan dan sinyal bahwa industri pertunjukan dapat mulai bergerak.

Pemerintah sudah memberikan lampu hijau yang berarti bahwa dunia usaha, komunitas, institusi pendidikan, dan media bisa turut menyosialisasikan bahwa pertunjukan sudah mulai bisa digelar seiring penerapan protokol kesehatan.

Sandiaga yakin sektor pariwisata termasuk industri pertunjukam di dalamnya akan segera bangkit bahkan lebih kuat dalam menggerakan perekonomian bangsa sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizky Handayani, mengatakan setelah diluncurkannya KEN maka pelaku event dan kepala daerah diharapkan segera menyosialisasikan protokol CHSE sebagai panduan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Beberapa Pemda sudah ada yang memulai, dan sudah melakukan, kita harapkan dengan kondisi yang terus membaik ditambah dengan program vaksinasi yang semakin masif, kita harapkan mulai semester dua tahun ini sudah bisa berjalan dengan baik kegiatan di daerah,” katanya. (tempo.co/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com