Pemerintah Tunjuk PT Pos Sebagai Distributor Pangan Murah


300 view
Jakarta (SIB)- Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan PT. Pos Indonesia dalam mendistribusikan pangan murah dan berkualitas terhadap masyarakat. Langkah ini dimaksudkan untuk memperlancar akses masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan kualitas baik.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Gardjita Budi menjelaskan kantor pos memiliki retail yang bisa dimanfaatkan dengan toko tani Indonesia (TTI). Adapun bahan pokok yang akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia itu meliputi beras, bawang merah dan cabai merah keriting.

"Sekarang masih didiskusikan termasuk bagaimana bisa membantu gabungan kelompok tani (Gapoktan). Jika terjadi maka Jakarta akan menjadi lokasi pertama untuk menjalankan program itu," ungkapnya di Jakarta, Minggu (8/5).

Selain membantu akses bagi masyarakat, kerja sama tersebut dapat membantu pemerataan distribusi pangan sehingga tidak hanya terfokus pada wilayah tertentu.

Tercatat, ada 300 unit mobil yang akan mendistribusikan pangan murah berkualitas tersebut. Apabila diasumsikan terdapat 100 titik, setiap titiknya bisa terdapat dua kendaraan. Masyarakat bisa membeli pangan murah di kantor pos terdekat atau mendapatkannya dari mobil pos keliling yang sengaja dikirim ke pusat-pusat keramaian. Itu bisa dengan mobil yang mengantar surat atau juga mobil kotak yang sengaja berkeliling.

JELANG RAMADAN
Di samping memperbaiki penyaluran pangan murah, Kementan, terang Gardjita, terus menggelar pasar murah. Upaya tersebut dinilai efektif mengantisipasi gejolak harga jelang pelaksanaan bulan puasa setelah lebaran. Bulan tersebut sangat kritis karena menjadi kesempatan bagi pelaku usaha kerap memainkan harga.

Adapun komoditas yang dijual di pasar murah itu bersumber dari toko tani yang dibentuk Kementan. Pasar murah secara intens dilakukan 60 hari sebelum dan setelah perayaan Idul Fitri.

Saat ini, pasar murah digelar di sejumlah kota besar di Indonesia. Kementan secara bertahap meningkatkan fokusnya, dari Jakarta hingga lebih luas lagi ke wilayah sekitarnya, Bodetabek. Hal serupa juga terjadi di kota besar lainnya, seperti Surabaya, Semarang serta beberapa kota lainnya.

Minggu (8/5), khusus untuk pergelaran Pasar Murah di Area Car Free Day Jakarta, Kementan menjual sejumlah komoditas pangan dengan harga terjangkau. Untuk beras premium misalnya dijual 7.500 ribu rupiah per kilo gram (kg).

Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan, pergelaran pasar murah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar harga pangan jelang Ramadan terkendali sehingga tidak sampai membebani masyarakat.

Pergelaran Pasar Murah ini, terang Amran, sama sekali tidak merugikan petani. Dia tidak menekan keuntungan petani meskipun tujuannya agar konsumen tidak tertekan dengan harga pangan yang mahal.

Pembelian terhadap petani tetap dengan harga yang menguntungkannya. (KJ/y)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com