Permodalan UMKM Diperkuat Lewat Kredit Online


182 view
Permodalan UMKM Diperkuat Lewat Kredit Online
Rachman Haryanto
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ikut mendukung sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bank Mandiri juga memberikan solusi pembiayaan yang cepat dan aman melalui kerja sama dengan sejumlah platform e-commerce dan teknologi finansial peer to peer lending untuk memperkuat permodalan UMKM dan memitigasi dampak pandemi.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan penyaluran kredit via platform digital yang telah diinisasi perseroan sejak 2018 merupakan salah satu inovasi strategi bisnis yang diterapkan untuk mendukung pencapaian keinginan Bank Mandiri menjadi modern digital bank di Tanah Air.

"Sebagai bentuk dukungan pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pemerintah, kami siap meningkatkan penyaluran kredit digital secara channeling ini dengan merangkul lebih banyak lagi platform online," kata Donsuwan, Jumat (17/7).

Bank Mandiri juga ingin membuka target pasar baru yakni pelaku usaha yang memiliki size business yang layak namun belum tersentuh layanan bank.

"Nah ini merupakan strategi untuk memitigasi risiko di mana mitra platform digital menjadi referral calon debitur," katanya.

Menurut dia teknologi informasi terkini oleh e-commerce maupun tekfin dalam penyediaan alternatif data sangat membantu perbankan untuk pengembangan scoring kredit yang customized sesuai dengan karakteristik target market UMKM yang beragam dan untuk menyesuaikan diri dengan ekosistem ekonomi digital.

"Jadi meskipun dilakukan secara online, kami tetap memastikan bahwa pembiayaan model non tradisional ini akan memenuhi prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG)," jelas dia.

Donsuwan mengungkapkan, kolaborasi ini akan membuat industri perbankan lebih cepat beradaptasi pada perubahan di luar, seperti semakin berkembangnya bisnis model economic sharing.

Salah satu contoh nyata adaptasi Bank Mandiri terhadap perkembangan digital adalah aplikasi Mandiri Pintar (Pinjaman Tanpa Ribet). Aplikasi ini memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif karena nasabah tidak akan direpotkan lagi dengan permintaan dokumen dan persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit sejak permohonan diinput ke sistem oleh tenaga pemasar.

Selain itu, nasabah maupun masyarakat juga tidak perlu mendatangi kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Sebab, melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro Mandiri yang saat ini berjumlah lebih dari 6.700 orang dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada.

Saat ini, Bank Mandiri telah memiliki kerja sama penyaluran kredit digital dengan tiga e-commerce, yakni Bukalapak, Tokopedia dan Shopee, serta beberapa tekfin P2P seperti Amartha, Crowde, Investree, Akseleran dan Koinworks. Dari kerja sama ini, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit digital sebesar Rp 192.8 Miliar pada akhir Juni 2020 kepada 6,639 debitur. (detikfinance/f)
Penulis
: redaksisib
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com