Produksi Cabai Merah di Sumut Ditargetkan 161.504 Ton


404 view
Produksi Cabai Merah di Sumut Ditargetkan 161.504 Ton
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/hp
Pekerja membawa cabai merah saat panen di kawasan perkebunan cabai Desa Suak Timah, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (2/11/2019). Ilustrasi.
Medan (SIB)
Cabai merah yang selalu menjadi pemicu inflasi harganya selalu berfluktuasi. Namun pada Minggu (30/8) harga komoditi ini berkisar Rp 18.000 hingga Rp20.000 per kg. "Pengambilan satuan kilogram Rp 20.000, jika 0,5 kg jadi Rp12.000,” ungkap Nasution, pedagang sayur mayur di Jalan Purwosari kepada SIB, Minggu kemarin.

Diakuinya, harga cabai merah selalu naik turun, namun di bulan Agustus ini harganya masih di bawah Rp25.000 per Kg.

Sementara itu, Kepala Seksi Program Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara Fahri Perangin angin mengatakan,produksi cabai merah di Sumut sebenarnya cukup banyak dan melimpah.

Namun, pelaku usaha cenderung menjualnya ke luar Sumut, karena harga jual cabainya lebih menggiurkan. "Cabai gunung produksi Sumut terasa pedasnya segar jadi sangat diminati provinsi lain. Sementara produksi cabai keluar, dan cabai lain pada masuk misalnya dari Aceh, Jawa, Sumatera Barat," ujar Fahri, Minggu (30/8).

Menyinggung produksi cabai merah di Sumut,kata Fahri, tahun 2020 produksi komoditi ini ditargetkan sebanyak 161.504 ton dari 10 sentra produksi cabai merah.

Sepuluh kawasan sentra produksi sentra produksi cabai merah di Sumut yakni Kabupaten Karo targetnya sebesar 53.537 ton dengan target luas tanam 6.059 hektar, Simalungun 44.173 ton dari luas tanam 2.401 hektar, Dairi 10.922 ton dengan luas tanam 1.595 hektar, Langkat 10.925 ton dari luas tanam 567 hektar.

Kemudian Batubara target produksi 14.105 ton dari luas tanam 1.027 hektar, Tapanuli Utara 10.867 ton dari luas tanam 1.404 hektar, Humbahas 4.469 ton dari luas tanam 675 hektar, Tapanuli Selatan 3.709 ton dari luas tanam 516 hektar, Deli Serdang 4.571 ton dari luas tanam 550 hektar dan Madina 4.196 ton dari target luas tanam 235 hektar.

Fahri mengatakan selama tahun 2019, produksi cabai di Sumut mencapai 148 ribu ton dengan produktivitas 92,76 kuintal per hektar dari luas tanam 15.557 hektar dan luas panen 16.004 hektar.

Diakuinya, rata-rata produksi cabai merah di propinsi ini antara 9 sampai 12 ton per hektar.
Selama 2019 produksi cabai merah tertinggi di Sumut yakni Kabupaten Karo sebanyak 47.587 ton, Simalungun sebanyak 35.232 ton, Dairi sebanyak 19.441 ton, dan Langkat sejumlah 17.195 ton.

Tapanuli Utara sejumlah 5.381ton dan Tapanuli Selatan sebanyak 2.954 ton. Humbahas 4.013 ton. Deli Serdang 2.813 ton, Madina 1.829 ton. (M2/f)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com