Tampung Para Korban PHK, Hitler Dirikan Usaha Material Bangunan Produksi Dalam Negeri


174 view
(Foto Dok/UD Utama)
POTONG KUE: Pengelola UD Utama Ir Hitler Nainggolan (paling tengah) didampingi sejumlah koleganya melakukan pemotongan kue, tanda diresmikannya tempat usaha menjual bahan-bahan bangunan di kawasan Glugur Medan, Sabtu (3/4). 
Medan (SIB)
Hitler Nainggolan mendirikan usaha dagang material bangunan sekaligus menampung para mantan karyawan kotban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Medan. Menariknya, usaha itu mengutamakan material bangunan produksi dalam negeri atau tidak diimpor demi mendukung industri dalam negeri.

"Inilah menjadi salah satu tujuan kita untuk mengajak teman-teman korban PHK bersama-sama membangun kembali usaha di bidang penjualan bahan-bahan bangunan," sebut Ir Hitler Nainggolan di sela acara peresmian UD Utama di Jalan Yos Sudarso kawasan Glugur Medan, Sabtu (3/4).

Menurut Hitler selaku Pengelola UD Utama, di masa pandemi Covid-19 ini karyawan korban PHK harus cepat bangkit untuk menata kembali kehidupan yang lebih baik lagi. Dorongan kemauan dan kerja keras sangat dibutuhkan untuk merajut kembali perekonomian yang sempat anjlok dan berimbas terhadap kebutuhan keluarga masing-masing karyawan korban PHK.

"Tunggu apalagi, mari bergabung bersama kami untuk memajukan produksi dalam negeri yang sudah mendapat lisensi dari pemerintah sebagai pemegang Standart Nasional Indonesia (SNI). Buat apa lagi membeli produksi impor, sementara barang-barang yang sama di Indonesia hasil anak bangsa juga tidak kalah kualitas dan mutunya," ujar Hitler.

Hitler menambahkan, untuk saat ini sudah ada sejumlah teman-teman korban PHK yang bergabung. Dia menyilahkan teman-teman senasib yang ingin bergabung untuk menyalurkan potensinya masing-masing.

Dia menambahkan, untuk saat ini bahan-bahan bangunan yang sudah tersedia di UD Utama di antaranya seng, kereta sorong, paku, kawat berduri, pintu sliding door, seng lembaran, tempat mencuci piring steanlees stell serta gantungan baju dari kawat baja yang baru pertama kali diproduksi di Medan.

"Mari sama-sama kita bangun usaha ini untuk membuktikan bahwa hasil-hasil produksi dalam negeri tidak kalah kualitasnya dengan produk impor. Selain sudah mendapat SNI dari pemerintah, harganya juga bersahabat bagi kantong masyarakat serta pemilik usaha di daerah ini. Cintailah produk-produk dalam negeri hasil karya anak bangsa.

Sementara, Muhammad Effendi salah seorang perwakilan undangan mengaku salut atas prakarsa para karyawan korban PHK untuk membuka usaha menjual bahan-bahan bangunan.

"Semoga usaha ini maju dan terus berkembang, sehingga perekonomian kita cepat pulih dan tumbuh sesuai harapan kita bersama dan pemerintah," ujar Effendi.

Peresmian tempat usaha tersebut yang berlangsung sederhana, selain ditandai peniupan lilin juga diwarnai dengan makan bersama dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. (R8/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com