30 Satgasus Pidum Dilantik, Jaksa Agung: Selesaikan Perkara Pidum Secara Cepat dan Jauhkan Transaksional


345 view
30 Satgasus Pidum Dilantik, Jaksa Agung: Selesaikan Perkara Pidum Secara Cepat dan Jauhkan Transaksional
(Foto: SIB/Baren Siagian)
DISUMPAH: 30 anggota  Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Umum (Satgassus P3TPU) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) disumpah, Rabu (2/6). 
Jakarta (SIB)
Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin memerintahkan 30 anggota Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Umum (Satgassus P3TPU) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) yang baru saja dilantik agar menyelesaikan berbagai permasalahan penanganan perkara pidana umum secara cepat dan jangan melakukan transaksional, agar tidak ada yang tercederai rasa keadilan.

“Segera selesaikan tugas penanganan perkara pidana umum secara cepat, tuntas, transparan dan akuntabel. Jangan transaksional sehingga dapat mencederai rasa keadilan masyarakat. Saya pastikan, saya tidak akan ragu untuk menindak tegas apabila di antara saudara-saudara sekalian ada yang coba-coba bermain dalam penanganan perkara,” kata Jaksa Agung, Burhanuddin saat melantik 30 jaksa sebagai anggota Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Umum (Satgassus P3TPU) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) secara virtual dari ruang kerjanya di Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/6).

Ditegaskan Jaksa Agung, maksud dan tujuan dibentuknya Satgassus P3TPU adalah guna percepatan, efesiensi dan efektifitas penyelesaian penanganan perkara. Kehadiran Satgassus P3TPU diharapkan mampu menjawab setiap tantangan penanganan perkara tindak pidana umum yang seiring perkembangan teknologi modus operandinya semakin kompleks.

Menurutnya, Satgassus P3TPU juga wajib menguasai semua perkara pidana umum, baik yang diatur dalam KUHP maupun di luar KUHP, sehingga dapat menerapkan peraturan secara tepat dalam setiap penanganan perkara.

Jaksa Agung berharap penugasan di satuan khusus ini menjadi kawah candradimuka dalam pengayaan dan pengembangan kapasitas yang mana penugasan akan memberikan bekal pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang diperoleh sebagai calon pimpinan Kejaksaan di masa datang.

Selain itu, sambungnya, terbentuknya Satgassus P3TPU memiliki integritas, kompetensi, kapabilitas dan profesionalitas tinggi dan dianggap mampu dan layak bergabung dengan Satgassus P3TPU.

Apalagi lanjutnya, Satgassus P3TPU memiliki kepekaan terkait kasus tindak pidana yang berkaitan dengan masa kedaruratan saat ini. Katanya, dalam masa pandemi ini banyak kebijakan dan langkah-langkah kedaruratan yang diambil pemerintah untuk mengantisipasi dan menanggulangi penularan dan penyebaran Covid-19.

Tentunya, tambah Jaksa Agung, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan celah-celah hukum yang dapat dimanfaatkan oknum-okum tertentu untuk mengambil keuntungan, baik secara pribadi maupun kepentingan kelompoknya.

“Seperti kasus pemalsuan surat hasil tes Covid-19 dan kasus meloloskan Warga Negara India tanpa proses karantina di Bandara Soekarno-Hatta, kasus penggunaan alat rapid antigen bekas di Bandara Kualanamu serta yang paling terbaru adalah kasus jual beli vaksin ilegal di Medan yang melibatkan dokter dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.

Sebelumnya Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Fadil Zumhana. menyampaikan bahwa Satgassus P3TPU yang dilantik merupakan hasil seleksi kedua Satgassus P3TPU yang semula dari masing-masing Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang diminta untuk mengirimkan 2 orang, sehingga jumlah orang yang mendaftar 64 peserta dengan hasil 45 lulus, 15 tidak lulus dan 4 tidak hadir karena berhalangan.

“Dengan pertimbangan kompetensi, integritas, profesionalisme dan kredibiltas calon anggota Satgassus P3TPU, dari 45 peserta yang lulus, diangkat 30 orang sesuai Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-362 / C.4 / 04 / 2021 tanggal 23 April 2021,” pungkasnya. (H3/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com