Jokowi Apresiasi Tim RI dan Negara Sahabat Pencari KRI Nanggala-402

53 Prajurit Awak KRI Nanggala-402 Diberi Tanda Kehormatan Bintang Jasa Jalasena

* TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari

266 view
Foto: BPMI Setpres
SAMPAIKAN PERNYATAAN: Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Budi Gunawan menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya 53 prajurit TNI Angkatan Laut yang menjadi awak kapal selam KRI Nanggala 402 dan gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/4).
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi sejumlah institusi yang telah membantu mencari keberadaan KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali. Apresiasi diberikan kepada TNI hingga Polri.

"Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, BPPT dan KNKT serta seluruh unsur yang tidak bisa saya sebut satu persatu yang telah berupaya maksimal dalam menemukan KRI Nanggala-402," kata Jokowi dalam konferensi pers melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4).

Selain itu, Jokowi mengucapkan apresiasi kepada negara sahabat yang turut mengerahkan pasukan untuk mencari KRI Nanggala-402. Diketahui, Australia hingga India turut mengerahkan kapal guna menemukan KRI Nanggala-402.

"Dan terima kasih penghargaan juga saya sampaikan atas bantuan dari negara-negara sahabat upaya kerja keras pencarian KRI Nanggala-402," jelas Jokowi.

Naik Pangkat
Sementara itu, 53 prajurit TNI yang gugur dalam KRI Nanggala-402 akan diberi kenaikan pangkat. Para awak kapal selam yang gugur itu juga akan diberi tanda kehormatan Bintang Jalasena.

"Negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, serta Bintang Jasa Jalasena atas dedikasi pengabdian serta pengorbanan prajurit-prajurit terbaik tersebut," kata Jokowi.

Sebagai informasi, Bintang Jalasena adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada anggota TNI AL. Tanda kehormatan ini diberikan kepada prajurit yang berjasa di bidang militer yang menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan jasa-jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban tanpa merugikan tugas pokok.

Jokowi juga mengucapkan duka yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI awak kapal KRI Nanggala-402. Jokowi mengatakan negara akan menjamin pendidikan anak-anak prajurit awak kapal KRI Nanggala-402.

"Pemerintah juga akan menjamin pendidikan putra putri dari keluarga prajurit KRI Nanggala-402 hingga jenjang pendidikan S1," kata Jokowi.

"Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia saya menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya 53 prajurit TNI angkatan laut di KRI Nanggala-402 dalam melaksanakan tugas di perairan utara Pulau Bali," kata Jokowi.

Jokowi menyebut, para prajurit yang gugur itu merupakan patriot terbaik bangsa. Mereka telah mengabdi untuk menjaga kedaulatan Indonesia. "Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa, patriot terbaik, penjaga kedaulatan negara. Pengabdian saudara-saudara akan terpatri di sanubari seluruh rakyat Indonesia," ujar Jokowi.

Jokowi turut mendoakan prajurit TNI yang gugur. Selain itu, Jokowi juga menguatkan keluarga yang ditinggalkan. "Semoga arwah prajurit-prajurit hiu kencana tersebut mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Jokowi.

Syuhada
Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga mengucapkan turut berduka cita atas gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 usai insiden di perairan Bali. Ma'ruf Amin berharap para awak kapal gugur sebagai syuhada.

"Setelah melalui ikhtiar pencarian dan penyelamatan, hari ini saya mendapat laporan bahwa kapal selam KRI Nanggala-402 telah tenggelam di perairan utara bali ketika melaksanakan tugas," kata Ma'ruf dalam keterangannya, Senin (26/4).

"Untuk itu saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas gugurnya 53 personel yang berada di dalam kapal selam KRI NAnggala-402," lanjutnya.

Ma'ruf menyebut seluruh awak kapal selam yang gugur sebagai putra terbaik bangsa dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Dia pun berharap agar 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Setengah Tiang
TNI Angkatan Laut akan mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali. Bendera setengah tiang tersebut akan dikibarkan selama 7 hari.

"Ada, iya angkatan laut mengibarkan setengah tiang," kata Kadispenal Laksmana Pertama, Julius Widjojono, saat dihubungi, Senin (26/4).

Julius mengatakan, pengibaran bendera setengah tiang oleh TNI Angkatan Laut akan dilakukan pagi ini mulai pukul 08.00 WIB. Julius belum bisa memastikan terkait matra TNI lainnya. Namun demikian dia menyebut bendera setengah tiang oleh TNI AL akan dilakukan selama seminggu.

"Iya betul (penghormatan 53 awak), mulai pagi ini pukul 08.00 WIB. Ini selama 7 hari," ucapnya. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com