8 Jam Diperiksa Soal Kerumunan Acara HRS, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan

* Polri Soal Pemanggilan Habib Rizieq: Kewenangan Penyidik

206 view
8 Jam Diperiksa Soal Kerumunan Acara HRS, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan
Yogi Ernes/detikcom
Wagub DKI Jakarta Riza Patria setelah dimintai klarifikasi soal kerumunan acara Habib Rizieq.
Jakarta (SIB)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria telah menyampaikan klarifikasi terkait kerumunan massa dalam acara Habib Rizieq Syihab. Ahmad Riza Patria diperiksa polisi selama 8 jam.

"Hari ini saya sudah diterima untuk menyampaikan klarifikasi. Semua pertanyaan saya jawab apa adanya, tidak ada ditambah dan dikurangi sesuai dengan fakta data yang saya ketahui. Dalam pelaksanaannya dari jam 11.00 WIB lewat sampai jam 19.00 WIB, kurang lebih 8 jam," kata Riza Patria kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11).

Selama 8 jam pemeriksaan itu, Riza Patria mengaku mendapatkan 46 pertanyaan dari penyelidik. Dia menyebut jawaban yang diberikannya tadi tercatat dalam 16 halaman.

"Ada 46 pertanyaan, 16 halaman (jawaban)," imbuh Riza.

Selain itu, Riza Patria mengatakan dari 46 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyelidik, mayoritas berkaitan dari tugas dan wewenangnya sebagai Wagub DKI. Dia menambahkan, persoalan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet dan Petamburan juga turut dibahas oleh penyelidik.

Namun Riza Patria tidak memerinci lebih jauh terkait substansi dari pertanyaan tersebut. Dia mengatakan pihaknya telah menyerahkan hal tersebut kepada aparat kepolisian.

"Tadi keterangan yang saya sampaikan terkait identitas diri, pekerjaan, jabatan tugas, wewenang, dan pertanyaan lain seperti masalah di Tebet dan juga Petamburan. Detailnya silakan teman-teman tanyakan ke penyidik," ungkapnya.

Polisi hingga saat ini masih terus menyelidiki kasus kerumunan massa yang diduga melanggar protokol kesehatan di acara Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya sendiri membagi tiga elemen kelompok terkait penyelidikan kasus kerumunan massa di acara Rizieq Syihab.

Tiga elemen tersebut, dari pejabat DKI, panitia penyelenggara, hingga saksi-saksi tamu yang hadir dalam acara Rizieq Syihab tersebut. Pada Selasa (17/11), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memenuhi undangan klarifikasi dari Polda Metro Jaya.
Anies diperiksa selama total 6 jam dengan menjawab 33 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyelidik.

"Saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik, dan ada 33 pertanyaan yang disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman," ucap Anies kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Selasa (17/11) malam.

Selain Anies Baswedan, Ketua Panitia acara Maulid Nabi SAW dan akad nikah putri Habib Rizieq Syihab, Haris Ubaidillah, menjalani klarifikasi polisi pada Rabu (18/11). Ada 37 pertanyaan yang diberikan seputar kerumunan yang terjadi saat acara di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Tadi ada 37 pertanyaan, tadi seputar acara, bagaimana protokol kesehatan diberlakukan, siapa panitianya, seputar itu aja," kata Aziz setelah menjalani klarifikasi di Polda Metro Jaya.

KEWENANGAN PENYIDIK
Sementara itu, Polri belum dapat memastikan jadwal pemanggilan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, terkait persoalan kerumunan. Ketika ditanya soal rencana pemanggilan, Polri hanya menjawab hal tersebut kewenangan penyidik.

"Terkait dengan rencana pemanggilan HRS, itu seluruhnya adalah kewenangan penyidik. Siapa yang akan dilaksanakan klarifikasi, dimintai keterangannya tentunya semuanya adalah kewenangan penyidik," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/11).

Awi menjelaskan, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Habib Rizieq saat ini ditangani oleh tim gabungan Bareskrim bersama Polda Metro Jaya dan juga Polda Jawa Barat (Jabar). Awi memastikan, nantinya pemanggilan Habib Rizieq tidak akan tumpang-tindih dengan jajaran di tingkat polda.

"Jadi gini, yang pertama, dari awal Kadiv Humas sudah menyampaikan bahwasanya penyidikan ini adalah penyidikan gabungan. Karena prosesnya itu berturut-turut mulai dari bandara, di petamburan lalu di Megamendung sehingga pelanggaran prokesnya ini dibuatkan tim gabungan Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Polda Jabar," tuturnya.

"Sehingga dalam prosesnya kita pada intinya mabes Polri membackup. Jadi tidak ada istilahnya tumpang-tindih (pemanggilan Habib Rizieq), semua akan dikoordinasikan dengan baik," lanjut Awi. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com