8 WN Korsel Ditangkap di Mal Jaksel

* Langgar Izin Tinggal, Seorang Promotor Konser K-Pop Ditangkap

174 view
8 WN Korsel Ditangkap di Mal Jaksel
Foto : Net
Ilustrasi

Jakarta (SIB)

Delapan WN Korsel ditangkap karena membuat acara ajang pencarian bakat di sebuah mal di Jakarta Selatan. Sebab, mereka masuk dengan visa turis tapi kenyataannya mereka bekerja di Indonesia.

"WN Korsel itu diperkerjakan di Indonesia untuk melakukan pekerjaan dalam ajang pencarian bakat yang disiarkan langsung di stasiun televisi KBS Korea," demikian keterangan tertulis Plt Ditjen Imigrasi Prof Widodo Ekatjahjana kepada wartawan, Rabu (23/11).

Widodo Ekatjahjana mengungkapkan para WNA yang menyalahgunakan VOA untuk bekerja itu merupakan tim kreatif dari sebuah PH.

"Enam orang tim kreatif ini datang menggunakan VOA dan mereka di-hire oleh dua orang WN Korea Selatan, satu pemegang VOA dan yang lain pemegang KITAS. Total ada delapan paspor Korsel yang kami amankan," ungkap Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, mereka mengaku diperintah agen yang membawa mereka ke Indonesia agar playing victim pada saat dibawa oleh petugas Imigrasi.

"Sejauh ini, tindakan petugas sudah sesuai prosedur karena ada perlawanan dari orang asing tersebut. Akan tetapi saya tetap perintahkan agar Direktur Wasdakim melakukan pemeriksaan dan mendalami petugas-petugas Imigrasi yang bertugas pada saat itu," jelas Widodo.

Widodo juga memerintahkan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian untuk mengambil langkah tegas dengan memeriksa agen/pengurus yang menyuruh empat WN Korsel tersebut sesuai aturan hukum.

"Jika di kemudian hari ditemukan unsur penyalahgunaan wewenang oleh petugas, kami akan jatuhkan sanksi kepada mereka sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Widodo.

Minta Maaf

Delapan WN Korsel ditangkap petugas Imigrasi karena menyalahgunakan visa akhirnya minta maaf.

"Saya mewakili teman-teman saya meminta maaf atas apa yang terjadi kemarin di mal di Jakarta," kata salah seorang WN Korsel kepada petugas Imigrasi yang direkam dalam sebuah video, Rabu (23/11).

Satu orang sebagai agen dan 7 datang menggunakan VOA. Mereka mengaku melakukan 'drama' perlawanan di mal saat diamankan oleh petugas Imigrasi. Sehingga terkesan petugas menjadi represif.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com