814 Ribu Penduduk Sumut Terdampak Covid-19


231 view
814 Ribu Penduduk Sumut Terdampak Covid-19
beritasore/laswie wakid
Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi berbicara tentang tenaga kerja secara live streaming Jumat (5/11).
Medan (SIB)
Kepala BPS (Badan Pusat Statistik)Sumatera UtaraSyech Suhaimi mengatakan, penduduk di provinsi yang terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 814 ribu orang (7,49 % penduduk usia kerja) terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 84 ribu orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) 28 ribu orang, sementara tidak bekerja 59 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja 643 ribu orang.

Hal itu dikatakan Syech Suhaimi secara live streaming, Jumat (5/11).

Ia mengatakan, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 7,51 juta orang, naik 161 ribu orang dibanding Agustus 2020. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik sebesar 0,43 % poin.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2021 sebesar 6,33 %, turun 0,58 % poin dibandingkan dengan Agustus 2020.

Penduduk yang bekerja sebanyak 7,04 juta orang, meningkat sebanyak 194 ribu orang dari Agustus 2020. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (0,56 % poin).

Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (0,44 % poin).

Sebanyak 4,18 juta orang (59,33 %) bekerja pada kegiatan informal, turun 0,29 % poin dibanding Agustus 2020.

Katanya, persentase setengah penganggur turun sebesar 0,74 % poin, sementara persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 0,73 % poin dibandingkan Agustus 2020.

Selain itu, katanya soal perubahan Estimasi Data Sampai dengan rilis Sakernas Februari 2020, penghitungan indikator masih menggunakan penimbang dari proyeksi penduduk hasil Sensus Penduduk 2010 (SP2010). Penimbang adalah faktor pengali sampel suatu survei untuk menghasilkan estimasi populasi penduduk.

Pada tahun 2015, Badan Pusat Statistik melaksanakan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS 2015).

Hasil SUPAS 2015 digunakan untuk menghitung proyeksi penduduk sampai dengan tahun 2045 dan mengoreksi proyeksi penduduk hasil SP2010.

Dengan adanya koreksi tersebut, maka sejak Sakernas Agustus 2020 dan selanjutnya, penghitungan indikator akan menggunakan proyeksi penduduk hasil SUPAS 2015.

Untuk menjaga keterbandingan, penyajian series data (tahun 2020 dan 2021) akan menggunakan penimbang dari proyeksi penduduk hasil SUPAS 2015. Berbeda dengan sebelumnya yang disajikan secara tahunan, data yang disajikan saat ini adalah tiga periode semesteran yaitu Agustus 2020, Februari 2021, dan Agustus 2021.

Hal ini untuk menunjukkan perubahan dari dampak pandemi Covid-19 pada ketenagakerjaan. 2. Penduduk Usia Kerja dan Angkatan Kerja Penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas. Penduduk usia kerja mengalami tren yang cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk di Sumatera Utara.

Penduduk usia kerja pada Agustus 2021 sebanyak 10,87 juta orang, naik sebanyak 167 ribu orang dibanding Agustus 2020 dan naik sebanyak 92 ribu orang jika dibanding Februari 2021. (A1/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com