Akun YouTube DPR Diretas Hingga Tampilkan Live Judi Online

* Bareskrim Gandeng Kominfo dan BSSN Lakukan Penyelidikan

215 view
Akun YouTube DPR Diretas Hingga Tampilkan Live Judi Online
Foto: Tangkapan Layar YouTube DPR RI
Akun YouTube DPR RI diretas dan menampilkan live streaming judi slot 

Jakarta (SIB)

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berkomunikasi dengan Kabareskrim Komjen Wahyu Widada terkait akun YouTube DPR RI yang diretas hingga menampilkan live judi online. Habiburokman berujar, saat ini tim Direktorat Tindak Pidana Siber Mabes Polri tengah bergerak mengusut kasus tersebut.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Kabareskrim Pak Wahyu Widada terkait akun YouTube DPR yang dibajak. Saat ini Direktorat Tindak Pidana Cyber Mabes Polri sudah bergerak mengusut tindak pidana tersebut," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Rabu (6/9).

Politikus Gerindra itu berharap agar hacker bisa segera ditindak agar akun YouTube DPR RI bisa pulih kembali. Pasalnya, akun sosial media resmi DPR RI itu kerap dijadikan sarana pelayanan sekaligus pengaduan dari masyarakat.

"Kami berharap agar pelakunya bisa ditindak dan akun tersebut bisa kembali beroperasi. Akun media sosial merupakan salah satu bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, terutama terkait sosialisasi aktivitas Dewan. Selama ini kami juga sering menyerap informasi dari masyarakat melalui media sosial," jelasnya.

Gandeng

Sementara itu, Polri telah berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengusut peretasan tersebut.

"Direktorat Tindak Pidana Siber sudah turun untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut beserta stakeholder siber, dalam hal ini dari BSSN dan dari Kominfo," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (6/9).

Ramadhan menyatakan akun YouTube DPR RI kini telah di-take down. Tujuannya untuk melakukan pemulihan pada akun tersebut.

"Sementara akun yang diretas sudah berhasil di-take down dan saat ini dalam tahap pemulihan," ucapnya.

Diretas

Sebelumnya, Akun YouTube DPR RI diretas dan sempat menampilkan siaran judi online. Saat ini akun tersebut hilang dari YouTube.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan, akun YouTube DPR RI sedang dibekukan oleh pihak Google.

"Iya sedang di-take down sementara oleh pihak Google sambil di-recovery," kata Indra kepada wartawan, Rabu (6/9).

Indra mengatakan, pihaknya masih terus menangani peretasan akun resmi DPR RI. Dia menyebut pihak kesetjenan DPR masih fokus memulihkan akun.

Indra mengatakan pihaknya juga akan berdiskusi dengan Bareskrim untuk menentukan langkah mengambil proses hukum terkait ini.

"Dengan Bareskrim akan kami diskusikan langkah selanjutnya," kata dia.

Per pukul 08.00 WIB Rabu (6/9), YouTube DPR menampilkan dua tayangan video judi online secara live. Foto profil channel YouTube DPR juga diganti dengan gambar disertai tulisan 'slot baris'.

Dalam keterangan video live itu, tayangan judi online sudah live selama dua jam. Ada beberapa komentar di kolom live chat mempertanyakan apakah YouTube DPR RI ini kena retas.

Indra mengatakan, ada pihak lain yang masuk ke akun DPR RI.

"Untuk sementara terindikasi akun medsos Youtube DPR terkena 'hack', bahwa ada pihak lain yang masuk ke akun Youtube DPR dan memposting video judi online," kata Indra.

Indra mengatakan pihaknya sudah menghubungi Google Indonesia untuk memulihkan akun DPR RI. Saat ini pihak IT DPR juga sudah bekerja untuk mengambil alih akun YouTube DPR RI itu.

"Langkah yang sudah kita ambil dari pagi tadi sudah menghubungi Google Indonesia untuk recovery akun Youtube DPR. Dari pihak Google sudah meneruskan ke Google pusat untuk pemulihan akun agar log in akun tersebut dapat digunakan lagi oleh DPR," jelasnya.

"Sementara ini dari pihak IT internal Setjen juga melakukan recovery manual melalui online dari sistem Google secara mandiri," imbuhnya. (detikcom/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com