Anggota DPRD SU Minta Pemprov Sumut Kaji Dampak Larangan Mudik Lebaran

* Tingkat Stres Masyarakat akan Semakin Tinggi

216 view
Anggota DPRD SU Minta Pemprov Sumut Kaji Dampak Larangan Mudik Lebaran
ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/hp.
Ilustrasi foto, Sejumlah pemudik menunggu jadwal keberangkatan bus ke Sumatera Utara di Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Dumai, Riau, Senin (26/4/2021). 
Medan (SIB)
Anggota F-PAN DPRD Sumut M Faisal mengatakan, pihaknya dapat memahami kebijakan Pemprov Sumut yang meniadakan mudik lebaran, karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Namun perlu dikaji dampak yang timbul akibat larangan tersebut, karena tingkat stres masyarakat akan semakin tinggi.

"Saya kira tingkat stres masyarakat sekarang sudah level tinggi, sehingga kalau masyarakat dilarang mudik untuk bertemu keluarga di kampung, mungkin akan melahirkan dampak negatif,” kata M Faisal kepada wartawan, Selasa (4/5) di DPRD Sumut.

Penegasan ini disampaikan Faisal merespon Surat Edaran Satgas Covid-19 No13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Adapun sanksi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumut yang tidak mengindahkan larangan ini, berupa penundaan kenaikan golongan atau pangkat, karena pandemi Covid-19 di Indonesia terkhusus Sumut masih belum berakhir.

Menyikapi larangan ini, Faisal mendukung upaya Pemprov Sumut yang tidak kenal waktu mencegah penyebaran pandemi itu dan tetap meminta masyarakat mematuhi Prokes (protokol kesehatan).

“Namun perlu dikaji dampak yang timbul seperti rasa kecewa yang amat dalam akibat banyak aturan dan larangan sejak Covid-19 melanda Sumut lebih setahun lalu,” katanya.

Kekecewaan itu dikhawatirkan bukan membuat masyarakat termasuk ASN takut, katanya, tetapi justru makin berani dan nekad mudik lebaran, karena momen bersilaturahmi dengan keluarga hanya terjadi setahun sekali.

Berkaitan dengan itu, Faisal mengharapkan perlunya masukan berbagai pihak, termasuk kalangan psikolog agar masyarakat dan ASN menyadari Covid-19 lebih berbahaya dibanding sekadar mudik lebaran. (A4/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com