Anggota DPRD SU Sebut Dinkes Tidak Punya Program Skala Prioritas Atasi Covid-19

* Terdapat SiLPA Rp 22,559 M dari Anggaran Rp 361.328 M

347 view
Anggota DPRD SU Sebut Dinkes Tidak Punya Program Skala Prioritas Atasi Covid-19
Foto Dok
dr Poaradda Nababan SpB

Medan (SIB)

Anggota Komisi E DPRD Sumut dr Poaradda Nababan SpB mengaku kecewa terhadap kinerja Dinas Kesehatan Sumut yang tidak mempunyai program skala prioritas untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Sumut, sehingga tidak mampu menggunakan anggaran secara efektif dan efesien.


"Seperti kita ketahui, Dinkes Sumut pada APBD TA 2020 ada mengelola anggaran sebesar Rp361,328 miliar lebih, dan hanya terealisasi (terpakai-red) Rp338,769 miliar lebih, sehingga terjadi SiLPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) sebesar Rp22,559 miliar lebih," kata Poaradda Nababan kepada wartawan melalui telepon, Kamis (6/5), saat meninjau realisasi APBD TA 2020 di sejumlah kabupaten/kota di Sumut.


Menurut politisi PDI Perjuangan Sumut ini, dalam kondisi yang sedang tidak baik akibat wabah pandemi Covid-19, juga masih ada SiLPA. Hal itu menandakan lemahnya kinerja instansi yang menangani kesehatan tersebut, sehingga perlu menjadi perhatian Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.


"Gubernur perlu menekankan, regulasi di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus berjalan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, bukan membiarkan proses kesehatan seperti air mengalir tanpa ada program pencegahan yang jitu untuk menangkal berkembangnya pandemi Covid-19," jelas Poaradda.


Berkaitan dengan itu, politisi vokal ini sangat berharap kepada Gubernur untuk secepatnya mengevaluasi kinerja Dinkes Sumut, terutama dalam pelayanan kesehatan masyarakat semakin ditingkatkan serta memaksimalkan penanganan Covid-19.


"Sebenarnya kita sangat miris, di saat seluruh OPD di jajaran Pemprov Sumut merefocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, justru Dinkes Sumut terjadi SiLPA yang jumlahnya sangat signifikan. Ini menandakan Kadis Kesehatan hanya bekerja lepas rodi, tanpa ada inovasi," kata dokter spesialis bedah ini.


Dalam kesempatan itu, Poaradda menyampaikan beberapa program prioritas kesehatan yang perlu ditingkatkan, yakni promosi dan pemberdayaan masyarakat, perbaikan gizi masyarakat, pengembangan lingkungan sehat, pencegahan dan pengendalian penyakit.


Selain itu, tambahnya, peningkatan pelayanan kesehatan RS khusus/laboratorium, pengembangan sumber daya kesehatan, kebijakan dan manajemen kesehatan, pembinaan pelayanan kesehatan dan jaminan pemeliharaan kesehatan.


Sudah capek

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes enggan mengomentarinya pernyataan anggota DPRDSU itu. "Sudahlah itu, kita sudah capek mengurusi virus (Covid-19 - red) ini," kata Alwi saat dikonfirmasi SIB via telepon seluler, Jumat (7/5).


Menurutnya, kalau anggota Komisi E DPRD Sumut menilai seperti itu tidak ada masalah. "Ngapain ditanggapi, mau dibilangnya saya gak mampu, gak beres, sudah betul dibilangnya itu," kata Alwi. (A04/SS6/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com