Ayah di AS Tembak Mati 2 Putrinya Sambil Menelepon Sang Istri


203 view
Ayah di AS Tembak Mati 2 Putrinya Sambil Menelepon Sang Istri
FACEBOOK via NEW YORK POST
Kolase foto Crystal Kaser (kiri), David Kaser (tengah), dan Clarissa Kaser (kanan). David kaser menembak mati Crystal dan Clarissa sebelum akhirnya menembak mati dirinya Sand Springs, Oklahoma, AS.
Sand Spring (SIB)
Seorang pria di Amerika Serikat (AS) menembak mati kedua putrinya saat berbicara dengan istrinya melalui sambungan telepon. Setelah menembak mati kedua putrinya, pria bernama David Kaser (56) tersebut menembak mati dirinya sendiri. Dilansir dari New York Post, Kamis (11/2), Kaser mengalami masalah rumah tangga dengan istrinya.

Setelah menembak mati kedua putrinya dan sebelum menembak dirinya sendiri, Kaser mengatakan kepada istrinya melalui sambungan telepon, “Bagaimana kamu seperti itu?.” Tusla World melaporkan, Kaser menembak mati kedua putrinya, Clarissa Kaser (19) dan Crystal Kaser (14), dan dirinya sendiri di rumah mereka di Sand Springs, Oklahoma, AS.

Insiden tersebut terjadi ketika sang istri Kaser sedang bekerja. Sang istri menelepon polisi agar mereka dapat melakukan pemeriksaan karena suaminya mengancam akan membunuh anak-anak mereka lalu dirinya sendiri. Sang istri menambahkan, ketika dia sedang berbicara di telepon dengan Kaser, dia mendengar suara tembakan.

Polisi lantas menanggapi laporan tersebut dan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Ketika para polisi masuk ke dalam rumah, mereka menemukan jenazah Kaser, jenazah kedua putri remajanya, serta sepucuk pistol. Polisi mengatakan mereka mengetahui motif pembunuhan serta motif bunuh diri tersebut tetapi tidak akan mengungkapkannya kepada publik. Namun, polisi mengungkapkan bahwa pasangan suami istri (pasutri) tersebut mengalami masalah rumah tangga.

Pasutri tersebut memiliki enam anak. Kaser merawat anak-anak perempuannya saat dia menganggur dan menyandang disabilitas, demikian menurut laporan KTUL. "Dia (Kaser) kesal dengannya (istrinya) dan dia (Kaser) membiarkan dia (istrinya) tahu itu," kata Kapten Todd Enzbrenner. Biro Investigasi Negara Bagian Oklahoma membantu penyelidikan tersebut.(New York Post/kps/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com