Bangunan Gereja ONKP Naga Tongah Simalungun Mangkrak, Berharap Bantuan Donatur


188 view
Bangunan Gereja ONKP Naga Tongah Simalungun Mangkrak, Berharap Bantuan Donatur
Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang
MANGKRAK: Pembangunan Gereja ONKP, di Naga Tongah, Kelurahan Pamatangraya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mangkrak. Warga jemaat berharap uluran tangan  donatur untuk kelanjutan pembangunan gereja tersebut. Foto dipetik, Sabtu (24/7).
Simalungun (SIB)
Pembangunan Gereja ONKP (Orahua Niha Keriso Protestan), di Naga Tongah, Kelurahan Pamatangraya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mangkrak. Pembangunannya kini berhenti lantaran dana sudah habis.

Proses pembangunan gereja tersebut dimulai Oktober 2019. Namun, pandemi Covid-19, mengakibatkan ekonomi warga jemaat terpuruk hingga terkendala melanjutkan pembangunannya.

"Dana sudah kosong. Untuk sementara dihentikan dulu pembangunannya. Alokasi anggaran telah menghabiskan Rp 350 juta," tutur Sinenge (Guru Jemaat) ONKP Naga Tongah, Yarudi Zai, Sabtu (24/7), seperti dilansir dari harianSIB.com.

Lokasi Gereja ONKP Naga Tongah cukup strategis, persis di tepi jalan provinsi Pematangsiantar-Saribudolok, berjarak sekira 800 meter dari Pasar Modern Pamatangraya sebagai pusat ibu kota Kabupaten Simalungun.

Bangunan gereja tersebut dirancang berukuran lebar 9 meter, panjang 20 meter, tinggi 5,5 meter dan memiliki 16 tiang penyangga.

Menurut Zai, progres bangunan gereja itu masih 40 persen. Untuk sementara, jemaatnya beribadah di gedung Gereja ONKP lama yang kondisinya sangat sederhana berdinding tepas, berlantai tanah dengan tiang penyangga dari bambu.

Kekosongan kas keuangan menjadi kendala utama untuk melanjutkan pembangunannya. Apalagi ibadah sempat ditutup selama berbulan-bulan akibat pandemi Covid-19. Setidaknya dibutuhkan lagi dana Rp 150 juta untuk merampungkan pembangunannya.

Zai berharap kepedulian donatur menyalurkan sumbangan untuk kelanjutan pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah. Pasalnya, mayoritas jemaatnya yang berasal dari Kepulauan Nias menggantungkan hidup pada sektor pertanian di Raya.

"Kami tetap bersyukur meskipun secara umum kami adalah petani. Tapi, kami tetap beriman. Dengan topangan doa serta dukungan moral dan materil, kami terus berupaya untuk dapat melanjutkan pembangunan Gereja ONKP," pungkas Zai. (SS15/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com