Banjir Bandang Luwu: 3.084 Jiwa Terdampak-Tanggul Jebol 150 Meter


163 view
Banjir Bandang Luwu: 3.084 Jiwa Terdampak-Tanggul Jebol 150 Meter
Foto: Antara/Basri Marzuki
KELUARKAN LUMPUR: Sejumlah relawan membantu warga setempat mengeluarkan lumpur yang memenuhi rumahnya akibat banjir bandang di Desa Salua, Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (11/10).
Luwu (SIB)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu terus menangani kondisi usai terjadi banjir bandang dan longsor. Lebih dari 3.000 orang terdampak bencana tersebut.

"Tercatat 771 KK (kepala keluarga) atau 3.084 jiwa terdampak. Sedangkan kerugian material meliputi rumah rusak berat 5 unit, rumah terancam 2, terdampak 771 dan 14 titik tanggul jebol sepanjang 150 meter," kata Plt Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (11/10).

Akibat bencana longsor, BPBD mengidentifikasi rumah rusak berat 2 unit di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat. Di samping itu, warga kehilangan aset berupa lahan terdampak 1.432 hektare dan hewan ternak hanyut 15 ekor.

Pemkab Luwu telah menetapkan masa tanggap darurat sejak 4-17 Oktober 2021, melibatkan 67 lembaga baik pemerintah dan nonpemerintah. Selama penanganan darurat, BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak seperti tenda pengungsi, alat masak, dan alat penerangan.

Penyaluran bantuan logistik dan air bersih masih terus dilakukan. BPBD Luwu menginformasikan warga yang mengungsi di Dusun Sangtandung akan dipindahkan ke pos pengungsian yang sudah ada di SD Negeri Sagtandung, Kecamatan Walenrang Utara.

Pada perbaikan infrastruktur, pemerintah daerah masih melakukan pemasangan turap batang kelapa di Sungai Makawa, Kampung Baru, Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara. Sementara itu, PLN masih memulihkan jaringan listrik di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat dan Desa Sangtandung, Kecamatan Walenrang Utara.

BPBD Luwu juga menginformasikan infrastruktur dasar berupa jalan umum di Desa Sangtadung masih belum tersentuh oleh alat berat. Di samping itu, material longsor menutup badan jalan di Desa Sangtadung dan belum dapat diakses kendaraan roda empat.

"Pantauan BPBD menyebutkan akses jalan ke lokasi terdampak masih terdapat di tiga titik longsoran. Ketiga titik longsor tersebut berada di Desa Sangtadung," ucapnya.

Saat ini personel BNPB juga mendampingi Posko Darurat serta mengirimkan bantuan logistik berupa makanan siap saji 1.593 paket, lauk pauk 1.593 paket, makanan tambahan gizi 1.593, sabun mandi 3.024 buah dan perahu polyethylene 2 unit. Selain itu, untuk mendukung penanganan Covid-19, BNPB mengirimkan masker 100.000 buah, sabun cari 20.000 dan hand-sanitizer 20.000 dan sabun batang 20.000. (detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com