Banyak Warga Medan Tak Sanggup Lagi Bayar BPJS


273 view
Banyak Warga Medan Tak Sanggup Lagi Bayar BPJS
Foto Istimewa
Anggota DPRD Medan, Rudiawan Sitorus
Medan (SIB)
Anggota DPRD Medan Rudiawan Sitorus mengungkap persoalan yang terjadi di masyarakat yang ditengarai sebagai efek pandemi Covid-19. Banyak di antara warga kota Medan mengaku tidak sanggup lagi membayar BPJS Kesehatan secara mandiri, kemudian banyak warga tidak lagi memiliki fasilitas BPJS Kesehatan akibat di PHK oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

"Permasalahan ini kami temukan dalam reses dan sosialisasi peraturan daerah di beberapa kawasan di Dapil I Kota Medan yang meliputi Medan Barat, Helvetia, Petisah dan Medan Baru. Warga menyampaikan sudah tidak mampu membayar iuran BPJS secara mandiri karena masalah perekonomian," jelasnya kepada wartawan di Medan, Kamis (21/10).

Disampaikan Anggota Komisi III ini, selain permasalahan tidak sanggup lagi membayar iuran BPJS Mandiri, warga juga banyak yang tidak lagi terdaftar kepesertaannya di BPJS Kesehatan karena sudah kehilangan pekerjaan.

Disampaikan Politisi PKS ini, banyak warga harus menguras uang hingga ratusan ribu setiap bulannya untuk membayat BPJS. "Ada satu keluarga harus membayar lima orang, paling sedikit tiga orang. Karena kehilangan pendapatan dan pekerjaan mereka terpaksa tidak lagi membayar BPJS Kesehatan," ungkapnya.

"Mereka ada yang sudah tidak membayar BPJS sejak setahun lalu, ada yang baru beberapa bulan dan bahkan ada yang sudah dua tahun tidak lagi membayar BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Disampaikannya, dalam menyelesaikan persoalan ini ke depan, Pemko Medan memang memiliki program BPJS Kesehatan gratis yang anggarannya ditanggung APBD. Namun anggaran yang ada tidaklah cukup jika Pemko tidak memiliki data yang baik dan jelas.

Pria yang juga menjabat Sekretaris DPD PKS Kota Medan ini mengatakan, dalam menyikapi persoalan ini Pemko diharapkan melakukan pendataan yang valid di masyarakat.

Begitu juga dalam persoalan warga yang tidak lagi mampu membayar iuran BPJS, pihaknya mengharapkan Pemko dan DPRD Medan bisa bersama-sama mencari solusi. "Kita akan mencari informasi dan mendalaminya dalam upaya menciptakan jalan keluar yang baik nantinya untuk menyelesaikan persoalan di tengah-tengah warga," pungkasnya. (A12/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com