Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Biaya Haji 2023 Rp 49,8 Juta, Jemaah Lunas Tunda Tahun 2020 Tak Bayar Lagi

Redaksi - Jumat, 17 Februari 2023 10:26 WIB
193 view
Biaya Haji 2023 Rp 49,8 Juta, Jemaah Lunas Tunda Tahun 2020 Tak Bayar Lagi
Foto: Getty Images/iStockphoto/Aviator70
Ilustrasi Ibadah Haji 
Jakarta (SIB)
Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama sepakat biaya haji 2023 yang harus ditanggung jemaah sebesar Rp 49.812.700.
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan sebanyak 84.609 jemaah yang sudah melunasi biaya haji pada 2020 tidak perlu membayar tambahan pelunasan.
Sebab, hal itu akan dibebankan pada nilai manfaat dengan kebutuhan anggaran berkisar Rp 845 miliar.
"Dari proses diskusi dan pembahasan itu, jemaah tahun ini akan membayar biaya haji rata-rata Rp 49,8 juta. Untuk yang jemaah lunas tunda tahun 2020 tidak usah menambah biaya pelunasan," kata Menag Yaqut dalam keterangannya, Kamis (16/2).
Yaqut mengatakan nantinya hasil kesepakatan biaya haji Rp 49,8 juta ini akan diusulkan ke Presiden Jokowi untuk diterbitkan dalam Keppres.
"Hasil kesepakatan ini selanjutnya akan diusulkan kepada Presiden untuk diterbitkan Keputusan Presiden tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji," ujarnya.
Lebih lanjut, Yaqut mengaku bersyukur setelah melalui serangkaian pembahasan ada sejumlah efisiensi yang disepakati. Misalnya, nilai kurs Dollar dan Riyal disepakati ada penurunan. Usulan DPR untuk mengurangi layanan katering jemaah dari yang awalnya tiga kali hanya menjadi dua kali makan juga disepakati. Dalam rapat Panja juga disepakati besaran living cost di angka 750 riyal.
"Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR-RI yang terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun," ujarnya.
Sebelumnya, DPR dan Kemenag menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler.
Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp 49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per Jemaah sebesar Rp 40.237.937 (44,7%). Dengan skema ini, penggunaan dana nilai manfaat keuangan haji secara keseluruhan sebesar Rp 8.090.360.327.213,67.


Harus Tambah Bayar
Dengan turunnya biaya haji itu, jemaah tahun 2022 dan 2023 masih harus tetap membayar biaya tambahan.
"Jemaah haji lunas tunda tahun 1443 H/2022 M sebanyak 9.864 jemaah yang diberangkatkan pada tahun 1444 H/2023 M dibebankan tambahan biaya pelunasan sebesar Rp 9.400.00," kata Wakil Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily, seperti dalam keterangannya, Rabu (15/2).
Selain jemaah 2022, jemaah tahun 2023 sebanyak 107.054 orang harus membayar tambahan. Ace mengatakan ratusan ribu jemaah tersebut harus menambah biaya Rp 23,5 juta.
"Jemaah haji tahun 1444 H/2023 M sebanyak 107.054 jemaah dibebankan tambahan biaya pelunasan sebesar Rp 23,5 juta," ucapnya.
Meski begitu, Ace mengatakan jemaah lunas tunda di tahun 2020 tidak akan terdampak kenaikan biaya haji. Dia menyebut 84.609 jemaah yang sudah lunas membayar di tahun 2020 tapi belum berangkat tidak akan dibebani biaya apa pun. (detikcom/a)



Baca Juga:
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Arab Saudi Deportasi 22 WNI Karena Gunakan Visa Palsu, Ongkos Pulang Tanggung Sendiri
Pj Bupati Deliserdang Pesan ke Jamaah Calhaj Jaga Kekompakan di Tanah Suci Mekkah
DPD RI Berperan Aktif Awasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024
Pj Bupati Deliserdang Imbau Jajarannya Jaga Rumah Calhaj selama Ibadah
RS Adam Malik Lepas 11 Pegawai Berangkat Haji
MUI dan Muhammadiyah Dukung Muhadjir Keluarkan Aturan Ibadah Haji Sekali Seumur Hidup
komentar
beritaTerbaru