Atasi Banjir Rob di Belawan

Bobby Nasution: Pembangunan Tanggul Dimulai Tahun Ini, Dibagi dalam 5 Zona


290 view
Bobby Nasution: Pembangunan Tanggul Dimulai Tahun Ini, Dibagi dalam 5 Zona
Foto : SIB/Dok Diskominfo Medan
RAKOR : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wali Kota Medan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas pembangunan tanggul untuk mengatasi banjir rob di Belawan, Senin (4/7) di Aula T Rizal Nurdin Jalan Sudirman Medan. 

Medan (SIB)

Guna mengatasi permasalahan banjir rob yang ada Medan bagian Utara, terutama Kecamatan Medan Belawan, Pemko Medan berencana akan membangun tanggul tahun 2022 ini. Pembangunan tanggul ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Pemerintah Provinsi Sumut dan unsur lainnya diharapkan berkolaborasi menuntaskan permasalahan banjir rob yang selama ini dikeluhkan warga.


Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Aula T Rizal Nurdin Jalan Sudirman Medan, Senin (4/7). Dikatakan Bobby, pembangunan tanggul yang dilakukan nanti akan dibagi dalam lima zona yakni Zona A, B, C, D dan E.


Untuk tahap pertama, jelas Bobby, ada dua zona yang akan dibangun terlebih dahulu. Di Zona A akan dibangun oleh Kementerian PUPR dan Zona C dibangun Pemko Medan sepanjang lebih kurang 1 kilometer. Dimana perencanaan pembangunannya akan dimulai Juli ini.


"Saya berterima-kasih kepada Pak Gubernur yang telah mendukung program Pemko Medan untuk membangun tanggul guna mengatasi banjir rob di Belawan. Alhamdulillah, pembangunan tanggul ini mendapat dukungan dari Kementerian PUPR," kata Bobby.


Bobby memaparkan, perencanaan pembangunan tanggul ini sepenuh digunakan berdasarkan usulan dari Kementerian PUPR. Hanya desainnya saja sedikit diubah dengan melihat kondisi lapangan yang ada. Di samping itu, Pemko setiap tahunnya akan menganggarkan dana untuk pembangunan tanggul ini, sebab, pembangunannya dilakukan secara bertahap.


Dari hasil sosialisasi yang dilakukan beberapa waktu lalu, jelas Bobby, ada beberapa warga yang menolak pembangunan tanggul tersebut. Sebab, pembangunan tanggul dilakukan di depan rumah warga dan menggunakan badan jalan. Hal ini dilakukan karena ada beberapa rumah warga yang berada di lahan milik PT Pelindo, sehingga Pemko Medan tidak bisa membangun di atas lahan milik PT Pelindo tersebut.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com