ASEAN Para Games 2022

Bulutangkis Indonesia Sumbang 13 Emas, Panahan 3 Emas

* Tara Pecahkan Rekor Renang

346 view
Bulutangkis Indonesia Sumbang 13 Emas, Panahan 3 Emas
Foto Ant/Mohammad Ayudha
FINAL: Pebulutangkis Indonesia Wiwin Adri berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya sesama pebulu tangkis Indonesia Agus Budi Utomo pada final tunggal putra WH2 ASEAN Para Games 2022 di Edutorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/8). Wiwin Adri menang dengan skor 2-0 (21-13, 21-8). 

Solo (SIB)

Tim bulutangkis Indonesia menutup rangkaian pertandingan pada ASEAN Para Games 2022 di Edutorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/8), dengan total mendulang 13 medali emas, 9 perak, 8 perunggu. Indonesia berada di atas Thailand yang meraih 3 emas, 8 perak, 9 perunggu. Sementara Malaysia di posisi ketiga dengan 3 emas, 1 perak, 4 perunggu.


Adapun emas terakhir yang diraih Indonesia dari cabang para-bulu tangkis melalui ganda putra SU5 Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Prawiranegara yang mengalahkan rekan senegara Oddi Kurnia Dwi Listianto Putra/Suryo Nugroho dengan skor 21-15, 21-12.


Hasil ini menambah pundi-pundi medali yang diraih tim para-badminton Indonesia. Pada Jumat ini, terdapat lima All Indonesia Final. Pada laga pertama tunggal putra SL4 Ukun Rukaendi memastikan medali emas usai mengalahkan Maman Nurjaman dengan 21-19, 21-10.


Kemudian giliran Fredy Setiawan yang tampil di tunggal putra SL4 menang atas Hikmat Ramdani dengan 21-17, 21-19.


Selanjutnya ganda putra SL3-SL4 Dwiyoko/Fredy Setiawan menambah medali emas usai mengalahkan Hary Susanto/Ukun Rukaendi dengan skor 21-14, 15, 21, 21-10.


Wiwin Andri yang turun pada nomor tunggal putra WH2 mengalahkan Agus Budi Utomo dengan skor 21-13, 21-8. Selain itu ada juga deretan wakil Indonesia lainnya yang berhasil dari nomor-nomor lainnya. Berikut daftar peraih medali Indonesia dari cabang para-bulu tangkis:


Berikut atlet yang meraih emas bulutangkis, yakni beregu putra, Rina Marlina (Tunggal putra SH6), Subhan (Tunggal putra SH6), Ukun Rukaendi (Tunggal putra SL3), Khalimatus Sadiyah (Tunggal putri SL4+SL3), Fredy Setiawan (Tunggal putra SL4), Warining Rahayu (Tunggal putri SU5), Wiwin Adri (Tunggal putra WH2), Dwiyoko/Fredy Setiawan (Ganda putra SL3-SL4), Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah Prawiranegara (Ganda putra SU5), Qonitah Ikhtiar/Warining Rahayu (Ganda putri SL3-SU5), Subhan/Rina Marlina (Ganda campuran SH6) dan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah (Ganda campuran SL3-SU5)

Perak direbut Dimas Tri Aji (Tunggal putra SH6), Maman Nurjaman (Tunggal putra SL3), Lia Priyanti (Tunggal putri SL4), Hikmat Ramdani (Tunggal putra SL4), Agus Budi Utomo (Tunggal putra WH2), Hary Susanto/Ukun Rukaendi (Ganda putra SL3-SL4), Oddie Kurnia Dwi Listianto Putra/Suryo Nugroho (Ganda putra SU5), Khalimatus Sadiyah/Lia Priyanti (Ganda putri SL3) dan Agung Widodo/Supriadi (Ganda putra WH1-WH2). Sedangkan perunggu diraih Bambang Usiyan Purwito (Tunggal putra SL3), Yunia Widya Irianti (Tunggal putri SH6), Suryo Nugroho (Tunggal putra SU5), Khoirur Roziqin/Warining Rahayu (Ganda campuran SL3-SU5), Dheva Anrimusthi (Tunggal putra SU5), Agung Widodo (Tunggal putra WH1), Supriadi (Tunggal putra WH2) dan Dimas Tri Aji/Yunia Widya Irianti (Ganda campuran SH6).


Panahan

Kontingen Panahan Indonesia meraih sepuluh medali pada ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo. Pelatih Tim Para Panahan Indonesia Denny usai final tim double compound putri di Lapangan Kota Barat Solo, Jumat (5/8) mengatakan sepuluh emas tersebut terdiri atas 3 keping medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu.


Pada final tersebut pasangan ganda putri asal Indonesia Tuwariyah dan Irma Yunita harus mengakui keunggulan pasangan asal Thailand Phannibha Srathongmaew dan Praphaporn Homjanthuek dengan selisih skor yang tipis.


Bahkan, untuk empat set normal berakhir dengan total skor yang sama, yakni 33-33, 33-38, 34-35, 37-31. Selanjutnya, dilakukan perpanjangan set penentuan. Pada set terakhir tersebut setiap pemanah melesatkan satu anak panah pada target.


Hasil pada set penentuan tersebut pasangan Thailand unggul dengan skor 18-17. Terkait hal itu, Denny mengatakan pasangan Indonesia hanya kalah secara jam terbang.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com