Bupati Samosir Mengaku Lebih Nyaman Tinggal di Hotel

* Dibiayai APBD Rp 40 Juta Per Bulan

1.211 view
Bupati Samosir Mengaku Lebih Nyaman Tinggal di Hotel
Foto Istimewa
Vandiko Timotius Gultom - Bupati Kabupaten Samosir 
Medan (SIB)
Menanggapi sorotan terhadap dirinya yang memilih tinggal di hotel, Bupati Samosir Vandiko Gultom kepada SIB, Selasa (16/11) mengatakan, satu minggu sebelum dilantik pada 26 April 2021 dia bersama Wakil Bupati Martua Sitanggang meninjau rumah dinas tersebut dan melihat banyak yang harus diperbaiki.

Ditambahkannya, rumah dinas itu terbuat dari bahan baku kayu dan dibangun sekira tahun 1920-an.

Rumah dinas tersebut terdaftar sebagai aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan sebelumnya digunakan sebagai mess atau pesanggrahan. Namun atas kerjasama antara Pemprov SU dengan Pemkab Samosir, mess itu digunakan menjadi Rumah Dinas Bupati Samosir sudah sekira 17 tahun sejak Kabupaten Samosir berdiri dan setiap tahunnya dilakukan perbaikan atau rehab kecil.

"Saat ini rumah dinas bupati tersebut butuh rehab berat karena sayap kiri rumah roboh dan di beberapa titik kayunya sudah lapuk, termasuk lantainya harus diperbaiki. Oleh karena itu perlu rehab berat," ujar Vandiko.

Dijelaskannya, untuk melakukan rehab berat harus ada izin atau persetujuan dari Pemprov SU. Sembari menunggu berjalannya rehab rumah dinas tersebut, Bupati Samosir tinggal sementara di Hotel Vantas hingga April 2022.

Ketika ditanya SIB kenapa memilih tinggal sementara di Hotel Vantas ? Bupati Samosir menjawab memilih tempat tinggalnya sementara di Hotel Vantas milik orangtuanya karena menurutnya dia lebih nyaman di hotel tersebut.

Lebih jauh Vandiko mengatakan, terkait pelaksanaan rehab berat rumah dinas tersebut, Pemkab Samosir sudah menyurati Pemprov SU tanggal 30 Juni 2021 dengan Nomor: 028/1508/BPKAD/VI/2021 untuk meminta persetujuan renovasi bangunan dan pihak Pemkab Samosir menerima surat balasan persetujuan untuk dilakukan renovasi tanggal 29 Oktober 2021 dengan Nomor: 013/10007/2021.

"Dengan adanya surat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pihak Pemkab Samosir akan melakukan rehab berat sebagai bentuk rasa tanggungjawab agar keutuhan dan kelayakan bangunan tetap terjaga dan diperkirakan selesai pada April 2022," ujarnya.

HEDONISME
Di lain sisi, sikap dan tindakan Vandiko yang hingga kini masih tinggal di hotel (bukan di rumah dinas sebagaimana mestinya), dinilai sebagai tindakan yang mengarah hedonisme (pamer kekayaan), tidak menganut kepekaan (sensitifisme) rakyat.

Ketua Umum Komite Independen Batak (KIB) Captain Tagor Aruan dan Ketua Umum Forum Komunikasi Keluarga Samosir (FOKKSA), Johannes P Sitanggang SPd MSi, secara terpisah menyebutkan, pihaknya heran dan tidak habis pikir kenapa pihak pimpinan Pemkab Samosir sepertinya kurang tanggap bahkan terkesan tutup mata dan tutup telinga terhadap keluhan warga Samosir yang sejak dulu butuh perubahan sesuai janji Vandiko dulunya.

"Vandiko ketika masa kampanye atau jelang Pilkada Samosir terus menggaungkan misi 'Pro Perubahan' untuk rakyat dan daerah Samosir. Tapi sejak dilantik 21 April 2021 dia masih terus menginap di hotel milik ayahnya Ir Ober Gultom seorang mantan pejabat Kementerian PUPR (Sekretaris Ditjen Bina Marga). Kalau ini benar, apalagi sudah berbulan-bulan, bisa menimbulkan penilaian hedonisme, bukan hanya karena faktor kondisi sosial masyarakat yang sedang serba susah akibat pandemi Covid-19, tapi juga karena faktor ekonomi pembangunan daerah yang masih terabaikan selama ini," ujar Tagor prihatin kepada SIB di Medan, Minggu petang, (14/11).

Jika serius mengusung perubahan, plus dengan latar belakang dari keluarga sektor konstruksi dan infrastruktur, Vandiko sebagai bupati harusnya peka untuk segera melakukan perubahan secara bertahap pada sektor atau wilayah yang butuh sentuhan prioritas. Salah satu misalnya pembuatan jalan baru lintas desa dari--ke Huta Silangge-langge dan Dusun II Saornaoli di Kecamatan Palipi. Dusun itu, hanya tujuh kilometer dari simpang Desa Sihombing atau hanya 10 kilometer dari simpang Desa Hatoguan--Palipi ternyata belum punya jalan raya lintas desa, belum punya listrik dan belum punya sumber air bersih. Tidak hanya sejak Indonesia merdeka (76 tahun lalu), tapi juga sejak Samosir sudah mengalami dua kali pemekaran daerah.

Selain itu, kataya,hampir 65 persen warga atau penduduk daerah Kabupaten Samosir, yang total tinggal dan hidup di atas perairan Danau Toba, ternyata hingga kini belum menikmati air bersih atau air minum yang diperoleh dari sumber-sumber primer dan reguler sehingga masih sangat kesulitan air bersih atau air minum.

Hal senada juga dicetuskan Johannes Sitanggang pengurus FOKKSA di Medan, bahwa sikap Bupati Samosir yang masih tinggal di hotel selama ini memang telah menjadi bincangan pro-kontra serius di kalangan warga kota Medan, khususnya warga asal kabupaten pulau Samosir.

"Terlepas dari siapa atau dari mana biaya menginap bupati di hotel itu, kondisi rumah dinas yang sedang direhab, tidaklah menjadi alasan untuk berumah di hotel hingga berbulan-bulan. Kalau sudah berbulan-bulan begini (Juni ke November), itu rehab atau mau bangun baru? Lagi pula, apa tak ada ruang atau bangunan lain milik pemkab yang bisa difungsikan sebagai rumah dinas sementara," katanya prihatin.

Persetujuan DPRD
Kabag Umum dan Perlengkapan, Ricky Rumapea mengatakan bahwa sebagian Hotel Vantas sudah ditetapkan menjadi rumah dinas Bupati Samosir sementara.

Ketika ditanya SIB berapa anggaran biaya yang digunakan untuk rumah dinas Bupati sementara, Ricky mengatakan, biaya rumah dinas sementara sebesar Rp 40.000.000 per bulannya dan disebutkannya bahwa semua anggaran yang digunakan sebelumnya sudah atas persetujuan DPRD.

Ditambahkannya, untuk anggaran biaya rumah tinggal sementara Bupati Tahun 2022 hingga April, saat ini masih sedang tahap pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samosir dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).(A5/G2/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com