Cari Solusi Masalah Lahan Eks HGU PTPN II, Pemko Binjai Gelar Rapat Koordinasi


189 view
Cari Solusi Masalah Lahan Eks HGU PTPN II, Pemko Binjai Gelar Rapat Koordinasi
Foto: Dok/Diskominfo Binjai
RAPAT KOORDINASI: Pemerintah Kota Binjai bersama Forkopimda rapat koordinasi pembahasan lahan Eks HGU PTPN II yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, di Aula Pemko Binjai, Rabu (30/11). 

Binjai (SIB)

Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Forkopimda terus berupaya mencari pemecahan masalah lahan eks HGU PTPN II di Kota Binjai yang masih memicu konflik di masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari upaya tersebut, Pemko Binjai melakukan Rapat Koordinasi Pembahasan Lahan Eks HGU PTPN II yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (30/11).

Wali Kota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP dalam rapat tersebut menyampaikan, pihaknya telah mengutus para staf ahli untuk berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara dan BPN terkait lahan ini.

Sebab menurutnya, kewenangan terkait pemutusan permasalahan ini terdapat pada Pemerintah Provinsi. "Dalam hal ini, Pemko Binjai menjadi fasilitatornya," ungkap Wali Kota Binjai.

Hadir dalam rapat yang diselenggarakan di Aula Pemko Binjai tersebut, Kepala Bagian Bantuan Hukum Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara Bambang, Kabag Disposal Eks HGU dan Pengaman Aset Rido Manurung, Ketua DPRD Kota Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra, Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting, Dandim 0203/LKT Letkol Inf M Eko Prasetyo, Kajari Binjai Husein Admaja, Kabag Hukum Setdako Binjai Salmadeni, Kepala BPN Binjai Hasinuddin, dan Camat Binjai Selatan Aldi Agustian.

Diketahui, di lahan Eks HGU PTPN II yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, tepatnya di Kelurahan Tanah Merah, terus terjadi konflik dan belum ada penyelesaian.

Konflik tersebut antara warga di 3 Desa (Beguldah, Tanjung Manggusta, Tembis) dengan Kelompok Tani (Poktan) Mekar Jaya. Tidak hanya korban luka, kedua kubu juga saling lapor ke Polres Binjai.

Diperebutkannya lahan Eks HGU PTPN II yang berada di Kecamatan Binjai Selatan itu karena kedua belah pihak yang berseteru dan umumnya berprofesi sebagai petani tersebut, mengklaim bahwa lahan yang dimaksud itu merupakan lahan mereka. (MI/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com