DPRD SU: Harga Beras Melonjak Naik Tak Terkendali di Sumut, Masyarakat Resah

* Desak Bulog Sumut Segera Lakukan Operasi Pasar dan Lepas Seluruh Stok

134 view
DPRD SU: Harga Beras Melonjak Naik Tak Terkendali di Sumut, Masyarakat Resah
Foto : Ist/harianSIB.com
Ingan Amin Barus

Medan (SIB)

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Ingan Amin Barus meminta Perum Bulog Wilayah Sumut mempercepat pendistribusian beras dengan stok yang tersedia melalui operasi pasar untuk menekan naiknya atau menstabilkan harga beras yang dikeluhkan masyarakat akhir-akhir ini.

"Kita tahu, harga beras terus melonjak naik tak terkendali, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat, karena hampir setiap minggu terjadi kenaikan. Bulog harus bergerak cepat mengantisipasinya dengan melepas seluruh stok beras ke pasaran melalui operasi pasar," kata Ingan Amin Barus kepada wartawan, Selasa (7/2) melalui telepon di Medan.

Melalui operasi pasar ini, tambah anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, diharapkan beras akan banjir stok di pasar, sehingga harga kembali normal dan tentunya masyarakat tidak lagi merasa terbebani dengan harga yang tinggi.

Sementara itu, sejumlah warga Kota Medan yang dimintai SIB tanggapannya terkait kenaikan harga beras ini mengaku, terpaksa harus mengurangi pembelian beras dari awalnya dengan sistem per 30 Kg/zak menjadi 10 Kg/zak.

"Dulu saya membeli beras per zak ukuran 30 Kg. Setelah terjadi kenaikan, terpaksa membeli dengan jumlah lebih sedikit yakni kemasan ukuran 5 atau 10 Kg/zak, karena harganya sudah naik menjadi Rp13.500/Kg," ujar warga Kota Medan.

Ditambahkan Ingan Amin Barus, berdasarkan data yang diperolehnya dari sejumlah pedagang beras grosir di pasaran, harga semua jenis beras rata-rata mengalami kenaikan Rp500 - 1000/Kg.

"Beras kualitas super I sudah mencapai Rp14.350/Kg dan beras kualitas super II di kisaran Rp 13.900/Kg, harga beras kualitas medium I Rp13.500/Kg dan beras kualitas bawah I harganya Rp11.850/Kg," katanya.

Berkaitan dengan itu, Ingan Amin sangat berharap kepada Perum Bulog Sumut agar berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk melakukan operasi pasar serta mencegah terjadinya penimbunan stok beras impor saat operasi pasar.

"Jika memungkinkan, turunkan semua beras ke pasaran, termasuk beras impor yang kualitasnya premium dengan harga yang terjangkau, sebab disebut-sebut naiknya harga beras ini disebabkan sedikitnya beras yang beredar di pasaran," tandas Ingan Amin.(A4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com