DPRD SU: Jadikan Peringatan Hardiknas Momentum Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen

* Gubernur Diminta Lebih Definitifkan Kadis Pendidikan

123 view
DPRD SU: Jadikan Peringatan Hardiknas Momentum Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen
Foto : Ist/harianSIB.com
Ir Parlaungan Simangunsong ST IPM.
Medan (SIB)
Anggota Komisi E DPRD Sumut yang membidangi pendidikan Ir Parlaungan Simangunsong ST IPM berharap, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang tahun ini dirayakan pada, Jumat (13/5) sebaiknya dijadikan sebagai momentum pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari jumlah APBN dan APBD, sesuai dengan amanah Undang-undang (UU) No.23/2003 tentang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional).

"Peringatan Hardiknas hendaknya tidak lagi sebatas seremonial saja. Tapi harus dibarengi dengan pelaksanaan UU No23/2003, yakni pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 20 persen secara nasional," ujar Parlaungan Simangunsong kepada wartawan, Jumat (13/5) di DPRD Sumut.

Selama ini, kata politisi Partai Demokrat ini, secara nasional (APBN) maupun provinsi dan kabupaten/kota (APBD) belum mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari nilai keseluruhan APBN dan APBD, sehingga amanah UU No23/2003 belum berjalan dengan baik.

"Sebenarnya Hardiknas diperingati setiap 2 Mei, tapi karena tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, peringatannya diundur pada 13 Mei 2022, sehingga momen Hardiknas ini, harus kita fokuskan kepada pengalokasian anggaran sektor pendidikan sesuai amanah undang-undang," ujarnya.

Berkaitan dengan itu, tambah Ketua AKLI Sumut ini, pihaknya sangat berharap kepada Badan Anggaran (Banggar) eksekutif dan legislatif agar di APBD TA 2023 sebaiknya pengalokasian anggaran pendidikan dipenuhi sebesar 20 persen, untuk meningkatkan mutu pendidikan yang sudah dua tahun dilakukan sistem belajar jarak jauh bukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Kita harus mensukseskan visi misi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagub Sumut yang telah dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), yakni Sumut Bermartabat dalam pendidikan, harus menjadi fondasi utama mencerdaskan anak bangsa. Tentunya harus dibarengi SDM (Sumber Daya Manusia) para guru dan fasilitas sekolah," katanya.

Defenitifkan
Dalam hal ini, tambahnya, Gubernur diminta untuk lebih terarah dan fokus dalam pengelolaan sekolah di Sumut, baik tingkat SMA dan SMK, dengan mendefinitifkan Kadis Pendidikan Sumut, yang beberapa bulan lalu Kadisnya mengundurkan diri.

"Jika Plt Kadis Pendidikan Sumut Lasro Marbun memenuhi kriteria, tidak ada salahnya didefinitifkan atau menunjuk pejabat lain yang berpengalaman serta berprestasi di bidang pendidikan dari bawah. Misalnya, pernah jadi guru, kepala sekolah, pengalaman Kadis di kabupaten/kota di Sumut," tambahnya. (A4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com