DPRD SU Kaget Gubernur Hibahkan RS Indrapura ke Pemkab Batubara Tanpa Persetujuan Dewan

* SK Hibah Gubernur Tersebut Cacat Hukum dan Harus Segera Dibatalkan

254 view
DPRD SU Kaget Gubernur Hibahkan RS Indrapura ke Pemkab Batubara Tanpa Persetujuan Dewan
Foto: Ist/harianSIB.com
Poaradda Nababan dan HM Subandi.

Medan (SIB)

Ketua Komisi C DPRD Sumut mengaku kaget mengetahuiGubernur SumutEdy Rahmayadi telah menghibahkan barang milik Pemprov Sumut berupa Rumah Sakit (RS) Indrapura kepada Pemkab Batubara, tanpa ada persetujuan DPRD Sumut.


Kekagetan itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Sumut Poaradda Nababan dan anggota Komisi C HM Subandi SH kepada wartawan, Rabu (10/8) menanggapi Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumut No 188.44/421/KPTS/2022 perihal hibah barang milik daerah pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) RS Indrapura milik Pemprov Sumut kepada Pemkab Batubara.


"Benar-benar mengagetkan keputusan hibah UPT RS Indrapura dari Pemprov Sumut kepada Pemkab Batubara dilakukan tanpa ada persetujuan dewan. Keputusan tersebut terkesan cacat hukum, harus segera dibatalkan," tegas Poaradda Nababan.


Menurut Poaradda, hibah barang milik daerah harus mengacu kepada Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah jo Pasal 337 ayat (2) Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.


"Dalam Peraturan Pemerintah dan Permendagri tersebut jelas tertulis, bahwa pemindahtanganan barang milik daerah, berupa tanah dan/atau bangunan yang bernilai lebih dari Rp 5 miliar dilakukan oleh pengelola barang setelah mendapat persetujuan DPRD," ujar Poaradda.


Berkaitan dengan itu, HM Subandi meminta kepada Pemprov Sumut untuk segera membatalkan seluruh dokumen atau surat-surat terkait SK Hibah UPT RS Indrapura dari Pemprov Sumut kepada Pemkab Batubara, guna menghindari terjadinya gugatan hukum di kemudian hari.


“Kami di Komisi C DPRD Sumut merekomendasikan kepada Gubernur Sumut untuk segera membatalkan SK Gubernur dan seluruh dokumen atau surat-surat terkait keputusan hibah UPT RS Indrapura tersebut," tegas Poaradda senada dengan Subandi.


Seperti diketahui, tambah Poaradda, dari surat keputusan hibah tersebut, ada pun jenis barang yang dihibahkan, terdiri dari tanah senilai Rp2,9 miliar, gedung dan bangunan senilai Rp17,5 miliar, peralatan dan mesin senilai Rp26,5 miliar, sehingga total nilai aset yang dihibahkan sebesar Rp46 miliar lebih.


Proses hibah ini terjadi, ujar Poaradda, diawali dengan surat permohonan dari Bupati Batubara bernomor 445/6383 tanggal 26 Oktober 2021 perihal mohon hibah UPT RS Indrapura kepada Pemkab Batubara. Tiga hari kemudian surat permohonan Bupati ini langsung direspon oleh Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Kesehatan Sumut No 028/17899/Dinkes/X/2021 tertanggal 29 Oktober 2021.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com