DPRD SU Kritisi Kinerja Pemprov Sumut di Masa Covid-19 Alami Ekonomi Ambang Krisis

* Gubernur Perlu Lakukan Terobosan Baru, Selamatkan Kondisi Makro di Sumut

130 view
DPRD SU Kritisi Kinerja Pemprov Sumut di Masa Covid-19 Alami Ekonomi Ambang Krisis
BERITASUMUT.COM/IST
Kantor DPRD Sumut
Medan (SIB)
Fraksi-fraksi di DPRD Sumut mengkritisi kinerja Pemprov Sumut di masa pandemi Covid-19 ini, karena secara kuantitatif pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi hingga 2,37 persen, sehingga perekonomian Sumut sudah sampai pada ambang krisis.

Hal itu diungkapkan juru bicara F-PDI Perjuangan DPRD Sumut Rudy Hermanto saat membacakan pemandangan umum fraksinya terhadap nota keuangan Ranperda P-APBD Sumut TA 2021 pada rapat paripurna DPRD Sumut yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Harun Mustafa Nasution, didampingi Wakil Ketua Dewan Rahmansyah Sibarani, Irham Buana Nasution, Misno Adisahputra dan dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Rabu (8/9) di DPRD Sumut.

"Fraksi PDI Perjuangan menyetujui Ranperda P-APBD Sumut TA 2021 ini ditindaklanjuti pembahasannya dengan beberapa catatan penting, yakni harus terkait dengan prospek dan tantangan perekonomian daerah Sumut tahun anggaran 2021 dan 2022, yang disertai dengan data lengkap mengenai dampak ekonomi akibat pandemi Covid -19," katanya.

Karena itu, tandasnya, P-APBD TA 2021 ini menjadi penting, agar semua pihak secara sunggung-sungguh meletakkan anggaran pada posisi yang tepat dengan efesiensi pelaksanaannya harus terus diperhatikan.

Begitu juga terkait pendidikan, tandas Rudy, sebagai mandatory spending dalam penganggaran P-APBD ini belum memuat data berapa jumlah siswa yang berhenti melanjutkan pendidikan atau putus sekolah akibat terdampak Covid-19.

"Dalam masalah ini, P-APBD diharapkan mampu memetakan masalah pendidikan akibat Covid-19 dan mengutamakan anggaran pada vaksinasi siswa dan akses kebutuhan pendidikan sehingga pembelajaran tatap muka mampu mengurai dan mengurangi dampak resiko learning loss," katanya.

Menurut Rudy, rakyat Sumut saat ini tengah menanti dengan penuh kecemasan terhadap kinerja dan kesungguhan semua pihak, baik legislatif dan terutama eksekutif, dalam hal ini Gubernur Sumut, harus bisa bekerja membawa masyarakat Sumut pada tujuan hidupnya yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sementara itu, juru bicara FP Golkar Erni Ariyanti meminta Pemprov Sumut terus melakukan berbagai upaya untuk lebih mengefisiensikan anggaran belanja serta penghematan pada program-program yang berafiliasi langsung dengan rakyat, agar bisa dimanfaatkan secara optimal bagi program penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu, juru bicara FP NasDem Tuahman Franciscus Purba, juru bicara FP Demokrat H Santoso SH, juru bicara FP Hanura Ebenejer Sitorus, juru bicara F-PAN Yahdi Khoir Harahap dan juru bicara Fraksi Nusantara Darwin SAg berharap, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, tentunya Gubernur perlu melakukan terobosan baru, agar berbagai kondisi makro di Sumut bisa terselamatkan.

"Angka kemiskinan, angka pengangguran terbuka, indeks pembangunan manusia, nilai tukar dan lain sebagainya harus tetap diantisipasi jangan sampai semakin tak terkendali. Kita minta semua pimpinan OPD beserta seluruh jajarannya untuk bekerja lebih maksimal, agar ekonomi makro kita tidak semakin tergerus ke jurang kebangkrutan dalam situasi sulit saat ini," tegas fraksi-fraksi di DPRD Sumut ini.(A4/c).


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com