Dalam Sehari, India Laporkan Hampir 4.000 Kematian Akibat Corona


141 view
(REUTERS/ADNAN ABIDI)
Suasana kremasi masal mereka yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (Covid-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Senin (26/4/2021). India dihantam kengerian dengan lonjakan kasus Covid-19 mencetak rekor tertinggi dunia melampaui 17 juta kasus.
New Delhi (SIB)
Otoritas India kembali melaporkan lonjakan kasus dan kematian akibat virus Corona (Covid-19) di wilayahnya. Dalam 24 jam terakhir, India mencatat nyaris 4.000 kematian dan melaporkan lebih dari 412.000 kasus Corona. Seperti dilansir AFP, Kamis (6/5), data terbaru Kementerian Kesehatan India menunjukkan 3.980 kematian akibat Corona tercatat dalam 24 jam terakhir.

Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan sehari sebelumnya saat India mencatat 3.780 kematian dalam sehari.

Data Kementerian Kesehatan India juga menunjukkan bahwa 412.262 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir di berbagai wilayah India. Ini merupakan kedua kalinya India melaporkan lebih dari 400 ribu kasus Corona dalam sehari. Pada Jumat (30/4) lalu, India mencatat 402.351 kasus Corona dalam sehari di wilayahnya. Baik angka kematian maupun jumlah kasus harian di India yang dilaporkan pada Kamis (6/5) waktu setempat kembali mencetak rekor terbaru.

Secara keseluruhan, menurut Times of India, sejauh ini total 21.077.410 kasus Corona dengan 230.168 kematian tercatat di India. Negara ini berada di peringkat kedua sebagai negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat (AS) yang sejauh ini mencatat 32,5 juta kasus.

Lonjakan kembali dilaporkan di India setelah sempat mengalami penurunan selama beberapa hari yang meningkatkan harapan pemerintah bahwa lonjakan berkelanjutan mungkin mulai mereda. Jumlah kasus Corona di India terus meningkat sejak gelombang kedua melanda pada akhir Maret lalu.

Situasi pandemi di negara ini semakin mengkhawatirkan dengan banyak rumah sakit kewalahan menangani pasien Corona karena kekurangan tempat tidur pasien, pasokan obat-obatan dan oksigen medis.

Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi menolak untuk memberlakukan lockdown baru secara nasional, karena mengkhawatirkan dampaknya pada perekonomian. Namun diketahui beberapa wilayah, termasuk ibu kota New Delhi, Bihar dan Maharastra, telah menerapkan lockdown lokal. (AFP/dtc/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com