Sabtu, 15 Juni 2024 WIB

Di Acara Halaqah, Mahfud Singgung Pidato Partai Ummat soal Politik Identitas

Redaksi - Sabtu, 25 Februari 2023 09:36 WIB
255 view
Di Acara Halaqah, Mahfud Singgung Pidato Partai Ummat soal Politik Identitas
(Ilham/detikcom)
Mahfud Md di Acara Halaqah Nasional Alim Ulama MP3I 
Jakarta (SIB)
Menkopolhukam Mahfud Md menghadiri sekaligus membuka Halaqah Nasional Alim Ulama Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MP3I). Dalam acara tersebut, Mahfud bicara mengenai negara dan agama yang tak bisa dipisahkan hingga politik identitas.
Awalnya, Mahfud mengutip Imam Al Ghazali terkait ajaran agama dan negara seperti saudara kembar. Mahfud mengatakan negara adalah syarat untuk beribadah.
"Dalam memaknai kehidupan bernegara, kalau kata Imam Al Ghazali bernegara dan melaksanakan ajaran agama itu saudara kembar. Kalau bernegara tidak ada nilai nilai agama itu rusak., tapi kamu beragama kok tidak dikawal oleh kekuatan negara itu akan gagal, tidak bisa beragama dengan baik," ungkap Mahfud dalam sambutannya di Menara Peninsula Slipi, Jakarta Barat, Jumat (24/2).
"Itu menjelaskan bahwa negara harus ada sebagai syarat untuk kita beribadah. Ini yang menjadi dasar pemikiran Indonesia," tambahnya.
Mahfud kemudian menyampaikan Indonesia memilih bentuk negara inklusif atau yang mampu menerima berbagai bentuk keberagaman dan keberadaan. Mahfud lalu menyinggung pidato Amien Rais terkait politik identitas.
"Indonesia memilih negara yang bentuknya inklusif, anda hidup bernegara jangan diskrimjnasi pada orang lain. Saya singgung sedikit politik identitas, Pak Amien Rais mendirikan Partai Ummat beliau baru berpidato Partai Ummat akan memperjuangkan politik identitas, dan akan menggunakan masjid sebagai tempat perjuangan," kata dia.
Mahfud tak mempersoalkan politik identitas asalkan menyadarkan umat Islam agar bersama-sama menjaga Indonesia. Namun, lanjut dia, jika politik identitas dimaknai lain dirinya meminta tak perlu ada kampanye di masjid.
"Politik identitas itu artinya seperti yang dikatakan Pak Amien Rais itu akan mengkampanyekan politik identitas melalui masjid-masjid, itu tidak apa-apa. Menyadarkan umat Islam agar menjaga NKRI ini bersama-sama sebagai bagian dari politik inspiratif," paparnya.
"Kalau diartikan lain ya tidak usah dikampanyekan di masjid, bagi kita paling tidak yang tergabung dalam golongan Ahlu Sunnah Wal Jamaah. Paling tidak lagi, yang hadir di tempat ini," jelasnya. (detikcom/d)



Baca Juga:
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wara Sinuhaji: Politik Identitas Tak Lagi Laku, Peluang Nikson Nababan, Edy Rahmayadi, Musa Rajekshah dan Bobby Nasution Sama
Ephorus Pdt Dr Robinson Butarbutar Ajak Jemaat dan Pelayan HKBP Tolak Politik Uang dan Politik Identitas
Mahfud : Ada Dugaan TPPO Soal Pengungsi Rohingnya ke Indonesia
Mahfud Sebut Momen Pemilu Jadi Sarana Benahi Hukum dari Hulu
KWI Ajak Umat Bersatu Wujudkan Pemilu Damai, Jujur, Adil dan Bermartabat
Forum Cendekiawan Muslim Muda Sumut Gelar Talkshow Pemilu Damai Tolak Politik Identitas
komentar
beritaTerbaru